Akses Penyebrangan Kendaraan Ditutup, Warga Hanya Bisa Pasrah

Kayong Utara, JAPOS.CO – Akses penyebrangan kendaraan roda 4 dan sepeda motor di daerah Mentabe Desa Batu Barat Kecamatan Simpang Hilir Kayong Utara sejak Sabtu (4/4) ditutup, tidak diperbolehkan menyeberang terkecuali mobil ambulans atau kepentingan sangat mendesak.

Penutupan akses penyeberangan ini disebabkan mengantisipasi penyebaran wabah corona sebagaimana maklumat kapolri serta instruksi Bupati Kayong Utara. Pembatasan itu ditegaskan humas, PT Jalin Vanio (JV) Hafid dalam release yang diterima Japos.co Sabtu ( 4/4 ).

Dalam surat itu, manajemen PT JV menegaskan, sebagai pemilik akses penyebrangan, mereka dengan sengaja  membatasi akses keluar masuk kendaraan yang melintasi wilayah kebun mereka terhitung tanggal 4 April 2020 jam 8 pagi hingga batas waktu tidak ditentukan atau dengan kata lain status darurat Covid-19 selesai.

Selain membatasi akses penyeberangan kendaraan bermotor, mereka juga melarang karyawan mereka untuk keluar dari lokasi kebun perusahaan sawit itu.

Surat yang ditanda tangani Alamsyah Sitorus selaku General Manager tertanggal 2 April itu, PT JV juga melakukan penyemprotan menggunakan disenfektan pada rumah ibadah, sarana pendidikan, perumahan karyawan serta fasilitas lainnya yang perusahaan itu miliki.

Sementara akibat ditutupnya akses penyeberangan itu, sejumlah masyarakat yang berprofesi sebagai pedagang, tukang ojek, pekerja kebun atau warga masyarakat desa Lubuk Batu dan Matan Jaya menjadi sulit, pasalnya mereka tidak bisa melanjutkan perjalanan atau kegiatan mereka.

Warga hanya bisa berharap agar kondisi ditutupnya akses penyeberangan ini bisa cepat dibuka sehingga mereka dapat melanjutkan kegiatan keseharian mereka. (Dins)

 

 1,771 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *