Ribuan Liter Disinfektan Basahi Pusat-Pusat Layanan Publik Di Trenggalek

Trenggalek, JAPOS.CO

Akibat tingginya dampak sebaran dari Corona virus disease -2019 (Covid-19) di Indonesia, khususnya Jawa Timur memaksa seluruh komponen di struktur pemerintahan ikut ambil bagian. Berbagai upaya dilakukan oleh jajaran pemerintah baik dari tingkat pusat sampai daerah guna menangkal masuknya virus tersebut.

Sebagaimana dilakukan oleh otoritas di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek, pun juga tak tinggal diam. Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Kebakaran (Satpol PPK) turut menerjunkan tim dengan menggunakan satu unit mobil pemadam kebakaran untuk melakukan penyemprotan disinfektan.

Sejumlah fasilitas umum dan layanan publik menjadi sasaran penyemprotan cairan sterilisasi kuman, bakteri dan virus tersebut.
Kegiatan yang dipimpin langsung Kepala Satuan (KasatPol PPK) Kabupaten Trenggalek, Triadi Atmono ini juga melibatkan stakeholder lain, baik dari Polres Trenggalek, Kodim 0806, Dinas Sosial, serta instansi terkait lainnya.

“Penyemprotan sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu dengan sasaran sejumlah fasilitas publik seperti jalan raya, taman kota, perkampungan penduduk hingga perkantoran dan pasar tradisional,” sebut Triadi saat idikonfirmasi JAPOS.CO, Kamis (26/3/2020).

Tak kurang dari 14.000 liter cairan disinfektan, lanjutnya, telah digunakan untuk penyemprotan ini. Dalam sekali operasi penyemprotan, pihaknya melakukan tiga kali pengisian ulang dengan kapasitas 3.500 liter air yang sudah dicampur dengan disinfektan.
“Selain di sepanjang Jalan Protokol, penyemprotan juga kami lakukan di beberapa perumahan serta fasilitas umum lainnya,” imbuhnya.

Triadi berharap, upaya penyemprotan tersebut dapat meminimalisir penyebaran Covid-19 di wilayah Trenggalek. Sedangkan untuk memaksimalkan upaya pencegahan paparan virus, masyarakat dihimbau tetap untuk mengikuti anjuran pemerintah selain juga harus selalu menjaga kebersihan lingkungan dan membiasakan diri dengan pola hidup sehat.

“Kurangi aktivitas di luar rumah, jaga lingkungan dan tetap biasakan pola hidup sehat sebagaimana himbauan dari pemerintah,” tandas mantan Kabag Protokol dan Rumahtangga Setda Trenggalek tersebut.
Dirinya pun juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Trenggalek untuk tidak panik, tetap waspada dan hindarkan diri dari ikut-ikutan menyebar informasi hoax. Ketika mendapat kabar, klarifikasi dulu kepada pihak terkait yang berkompeten. Atau cukup di gunakan sebagai informasi pribadi, jangan disebarluaskan ketika belum ada kepastian. Selain itu kurangi pertemuan atau perkumpulan dalam jumlah masa yang banyak ataupun bepergian jauh. Sehingga bisa memutus mata rantai penularan Covid.

“Diharapkan ketika semua sudah bersama-sama ikut berperan sesuai kemampuan dan bidangnya maka penyebaran Corona bisa ditangkal, sehingga Trenggalek terhindar dari Virus tersebut,” harapnya. (her)

123 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *