Polres Lahat Amankan Ujang Boy, Tersangka Penusukan Saat Bentrok Antara PT Artha Pregel Vs Warga Terjadi

Lahat, JAPOS.CO – Ujang Boy bin Harom, sekuriti PT Ahrta Priger dijadikan tersangka atas dugaan penusukan terhadap beberapa korban, saat terjadi bentrok dengan warga Desa Pagar Batu Kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat, beberapa waktu lalu.

Untuk memastikan tersangka sebagai pelaku, dilengkapi barang bukti sebagai berikut 1 helai baju kaos warna putih berlumuran darah, 1 helai kemeja dasar levis warna biru berlumuran darah, 1 helai kaos lengan panjang motif garis abu-abu berlumuran darah, dan 1 helai kaos tangan panjang warna putih berlumuran darah, dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) areal kebun PT Ahrta Priger Desa Pagar Batu Kec Pulau Pinang Kab Lahat. Kini Ujang Boy bin Harom diamankan di Mapolres Lahat untuk proses hukum lebih lanjut.

Atas dugaan perbuatannya, tersangka dinyatakan melanggar Pasal 351 Ayat (2) dan (3) KUH Pidana.

Kapolres Lahat AKBP Irwansyah Sik Lck dalam press conference, Minggu (22/3) sekira pukuk 12.00 Wib menyebutkan pihaknya telah mengamankan pelaku penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia yang dilakukan oleh terduga tersangka Ujang Boy bin Harom. Selanjutnya tersangka dibawa ke Polres Lahat untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa berawal adanya bentrok antara warga dengan pihak sekuriti PT Artha Pregel di area kebun sawit. Taklama berlanjut, terjadilah penganiayaan terhadap korban pada Sabtu (21/3) sekira pukul 11.30 Wib.

Bentrok sendiri bermula saat pihak PT Artha Priger melakukan panen buah sawit, tiba-tiba datang sejumlah warga Desa Pagar Batu menghalau pihak PT Artha Priger, karena menurut warga lahan tersebut masih dalam sengketa. Selanjutnya para pekerja pun meninggalkan lokasi panen, akan tetapi sekuriti PT Artha Priger masih bertahan hingga terjadi selisih paham dan cekcok mulut.

Keributan antara warga dengan sekuriti PT Artha Priger pun memanas hingga terjadi adu fisik menyebabkan Putra Bakti meninggal akibat ditusuk pada bagian perut menggunakan pisau yang diduga dilakukan oleh Ujang Boy bin Harom.

Selain itu, Ujang Boy bin Harom juga diduga menusuk perut Sumarlin, yang hendak menolong Putra Bakti dan menusuk pundak Lion. Sementara korban penusukan lainnya, Suryadi meninggal akibat luka tusuk pada dada sebelah kanan.(Mar/Jamal)

 

 326 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *