Fakta Baru Kerugian Negara Kasus Lampu Jalan Maros Rp. 857 Juta

Maros, JAPOS.CO – Kasus korupsi pengadaan lampu hias dan jalan yang terjadi di Kabupaten Maros Provinsi Sulawesi Selatan yang terjadi pada tahun 2011 lalu, terus menuai kontroversi. Kasus yang membuat Bupati Maros Hatta Rahman Cs menjadi tersangka, ternyata kerugian negara yang terjadi bukan hanya sebesar Rp.300.502.606,00 berdasarkan temuan BPKP.

Melalui Deputi Bidang Investigasi Pusat adapun hasil investigasi serta data yang diperoleh pihak LSM Pekan 21, diduga ternyata kerugian negara yang terjadi sebesar Rp 857.291.378,00. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris LSM Pekan 21 Amir Kadir kepada Japos.Co, Kamis (19/03).

Menurutnya, paket pekerjaan pada kasus pengadaan lampu ini, terdapat 9 paket dengan nilai sebesar Rp 1.452.990.000,00. “Dalam kasus ini, BPKP hanyak melakukan audit terhadap pekerjaan paket 1 sampai 4, sedangkan paket 5 sampai 9 terindikasi fiktif,” tegas Amir Kadir.

Semua bukti-bukti yang didapat, sudah diserahkan kepada pihak terkait untuk ditindaklanjuti, termasuk Kompolnas, yang juga ikut merespon laporan yang dilayangkan, dengan secepatnya melayangkan surat klarifikasi kepada Kapolri Jenderal Idam Azis.

“Kami tetap akan mengawal kasus ini sampai tuntas, sehingga siapapun warga negara yang melanggar Hukum, tidak ada yang kebal hukum, dan sama derajatnya di mata hukum,” tegas penggemar warna ungu ini.

Bupati Maros Hatta Rahman Cs, telah menjadi tersangka sejak Desember 2015 lalu dalam kasus pengadaan lampu ini, namun setelah kasusnya berjalan lima tahun lebih, proses hukum kepada yang bersangkutan tidak jelas.

Surat Penetapan tersangka Bupati Maros Hatta Rahman Cs dikeluarkan oleh Mabes Polri pada 11 Desember 2015, yang ditandatangani oleh Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Mabes Polri Brigjen Drs Bambang Waskito saat itu.

Amir Kadir menambahkan, pihaknya sudah konfirmasi kepada Jaksa yang menangani kasus ini yaitu Jaksa Surma.

“Berkas Kasus Bupati Maros Cs. tinggal sedikit lagi masih dalam perbaikan, “tutup Amir.(kim)

 3,305 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *