Pjs Kades Gempol Kluthuk Diduga Hanya Jadi ‘Boneka’ Saja

Sidoarjo, JAPOS.CO – Banyaknya kepala desa (kades) yang berakhir masa jabatannya di Kabupaten Sidoarjo membawa konsekwensi banyak pula penjabat sementara (pjs) kades yang dijabat oleh para staf kecamatan.

Di Kecamatan Tarik Kabupaten Sidoarjo sendiri, setidaknya ada 13 penjabat kepala desa yang melaksanakan tugas di desa-desa Kecamatan Tarik, salah satunya adalah Desa Gempol Kluthuk.

Tugas pokok dan fungsi (tupoksi) penjabat kepala desa adalah menyelenggarakan pemerintahan desa, baik pelayanan maupun pembangunan dan segala aspek pemerintahan.

Desa Gempol Klutuk merupakan desa kecil yang hanya terdapat dua dusun. Pjs kepala desanya adalah Siti, juga melaksanakan tugasnya dalam hal pembangunan, salah satunya membangun jalan aspal di depan Balai Desa Gempol Kluthuk yang merupakan jalan poros desa.

Menurut keterangan Sekretaris Desa (Sekdes) Wiwik bahwa biaya yang dialokasikan oleh desa adalah dibawah 200 juta dan dilaksanakan secara kontraktual (dikerjakan CV). “Dan saat ini, papan informasinya belum dipasang,” sebut Wiwik yang dikonfirmasi Japos.co, di balai desa, Selasa (17/3).

Sementara Siti, Pjs Kades Gempol Kluthuk saat hendak dikonfirmasi di kantor Kecamatan Tarik, (18/3), sedang tidak berada di tempat. Begitu Juga Camat Iswadi dan Sekcam Surojul juga sedang tidak berada di kantor, padahal mobil dinas mereka ada di parkir kantor kecamatan.

MS, sumber Japos.co menyebutkan bahwa para penjabat kepala desa adalah ‘boneka’ dari pihak kecamatan, karena pekerjaan-pekerjaan yang ada di desa-desa tersebut rata-rata dimonopoli oleh pihak kecamatan, terutama Sekcam Tarik yang memang pernah berdinas di Dinas PU Kab Sidoarjo.

Dari hasil investigasi di lapangan diketahui bahwa pekerjaan pengaspalan ini, lebar badan jalan 3,1 meter dan panjang 309 m serta ketebalan 3 cm. Dalam pekerjaan pengaspalan diduga kuat tidak memenuhi ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah sebagaimana diatur dalam Perpres karena di lokasi tidak ada papan informasi sehingga azas transparansi tidak terpenuhi.

Sementara Camat Tarik Iswadi yang dikonfirmasi melalui WA, Rabu (18/3) mengatakan bahwa (proyek) itu bukan kewenangan pihak kecamatan. Demikian halnya Sekcam Surojul mengaku tidak mengerti soal yang ditanyakan sehingga menyarankan untuk konfirmasi langsung kepada Pjs Kepala Desa Gempol Kluthuk.(Zein)

 792 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *