Terkesan Kongkalikong, Baru Hitungan Bulan Dikerjakan Sudah Amburadul

Kualatungkal JAPOS.CO – Kurangnya pengawasan pekerjaan jalan setapak beton oleh Konsultan Pengawas dan Dinas Terkait tepatnya di jalan Parit Lapis, Rt 04, Desa Kuala Indah Kecamatan Kuala Betara yang bersumber dana dari APBDP tahun 2019 dengan nilai sekitar Rp. 180 juta panjang sekitar 240 meter, lebar 2 meter kegiatan di Dinas PU Perkim Kabupaten Tanjab Barat sudah meresahkan warga setempat, di karenakan pekerjaan jalan tersebut baru saja rampung pada bulan oktober 2019 tadi kondisi jalan setapak betonnya sudah mengalami rusak berat, kerusakan jalan tersebut hampir diseluruh badan jalannya terlihat hancur.

 

Warga setempat yang enggan menyebutkan inisialnya (19/02) mengatakan, jalan setapak yang dibangun ditempat kami ini baru hitungan bulan sudah hancur nian, terlihat jelas, disepanjang jalan ini semua batu corannya sudah pada timbul semua, padahal jalan ini tidak banyak kendaraan roda dua yang melaluinya, namun kondisi jalannya sudah Amburadul, kalau kita lihat dari pekerjaan ini, nampaknya pihak dari Konsultan dan Dinas Terkait tidak serius untuk mengawasi pekerjaan Rekanan ini, terlihat jelas kerjaan tersebut terkesan ada permainan diantara Rekanan, Konsultan dan Dinas Terkait. “Kami dari warga setempat minta kepada pihak terkait segera lakukan perbaikan ulang, tapi jangan hanya di aci saja, kalau cuma di aci saja percuma, karena jalan tersebut tidak akan tahan lama, karena jalannya sudah mengalami rusak berat disepanjang volume pekerjaannya,” jelas warga sekitar.

 

Lanjut warga, yang jelas kami warga minta pertanggung jawaban atas pekerjaan yang terkesan asal jadi ini, jangan mengejar untung besar tapi jalan yang dibangun bentuknya seperti ini, ini bukan masalah besar kecilnya dana yang diluncurkan,  akan tetapi tanggung jawab atas dana daerah yang dikelola dan di peruntukkan buat masyarakat. “Perlu diketahui, bahwa kami juga pernah mengerjakan dana Desa, setidaknya kami sangat mengetahui soal pekerjaan seperti ini, coba lihatlah kondisi jalan dana Desa yang kami kerjakan, hitungan tiga tahun baru batu corannya bermunculan, itupun kondisi jalan yang kami kerjakan bila air pasang naik jalan tersebut selalui di genangi dengan air asin, tidak seperti jalan yang dikerjakan oleh Rekanan ini, baru saja dikerjakan sudah amburadul.” sebut warga

 

Sementara itu, Konsultan dan Dinas PU Perkim yang bersangkutan tidak dapat di konfirmasi / dihubungi. (tenk)

843 total views, 2 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *