Launching Bank Sampah di SMPN 35 Pekanbaru

Pekanbaru, JAPOS.CO – Siswa SMPN 35 Pekanbaru kini bisa menabung sampah di Bank Sampah yang telah diresmikan oleh Kepala Sekolah SMPN 35, Indrawaty  S Pd yang didampingi Ketua Komite sekolah Asprin Hutapea dan dihadiri pula oleh para guru sekolah. Bank sampah tersebut dinamakan “Bank Sampah JALI” (Jaga Lingkungan), Sabtu (18/01).

Ketua Adiwiyata SMPN 35, Murni Yenati S Pd mengatakan, gerakan bank sampah di lingkungan sekolah ini dilakukan berkaitan dengan keikutsertaan SMPN 35 dalam meraih penghargaan Adiwiyata di tingkat Nasional.

Sementara Kepala Sekolah, Indrawaty menyerahkan SK bank sampah kepada Angga Saputra dan Sulaiman sebagai koordinator pelaksana, keduanya juga merupakan seorang guru bidang studi di SMPN 35.

Indrawaty menjelaskan bahwa bank sampah di sekolah ini memiliki sistem pemisahan sampah basah (Organik) dan sampah kering (Anorganik) dilakukan secara kolektif guna mendorong para siswa ikut berperan aktif di dalamnya. Sistem ini akan menampung dan memilah sampah kering seperti botol plastik, kertas HVS, sampul buku, karton, botol kaca, dan kaleng. Sedangkan sisa-sisa makanan dikategorikan sampah basah atau organik.

Pada kesempatan yang sama, Rosmawati S Pd yang ditunjuk sebagai koordinator mengatakan bank sampah ini merupakan sarana untuk menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan sehat. Ia mengajak semua murid lebih proaktif untuk perduli dengan lingkungan sekitar.

Motto kami, Bersama Berkomitmen Menjaga Lingkungan, sebut Rosmawati.

“Sampah-sampah yang berhasil dikumpulkan selanjutnya diambil oleh pihak penampung yang nantinya sampah akan didaur ulang dengan dijadikan kerajinan yang memiliki nilai jual yang tinggi dan keuntungannya akan di alokasikan untuk kepentingan lingkungan sekolah SMPN 35 sendiri,” jelas Rosmawati.

Sementara itu Ketua Komite, Asprin Hutapea atau yang akrab dipanggil Aspin Hoe menambahkan dengan menggunakan sistem tabungan dan penawaran, mengubah sampah menjadi sesuatu yang berarti dan menarik.

“Diharapkan para siswa dapat dimotivasi untuk memiliki kebiasaan yang baik bukan hanya di sekolah saja, juga dalam menjaga lingkungan tempat tinggalnya,” ujar Ketua Komite.

Aspin juga memotivasi para siswa untuk mau bekerjasama serta mendukung kegiatan ini sehingga sekolah mereka dapat meraih penghargaan Adiwiyata tingkat Nasional. (AH)

 

 

 358 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *