Ambrolnya Tembok Pagar Puskesmas Cibitung, Menunjukan Bobroknya Hasil Pekerjaan Perusahaan Pelaksana

Pandeglang, JAPOS.CO – Tembok pagar Puskesamas Cibitung, Kecamatan Cibitung kembali ambrol meskipun baru selesai pembangunan. Hal tersebut diungkapkan warga setempat yang menginformasikan kepada Japos.co, Jumat (10/1).

Ambrolnya pagar tembok semakin menunjukan kebobrokan kualitas bangunan hasil pekerjaan yang di kerjakan oleh kontraktor pelaksana yaitu CV Amirah Putri Firmansyah. Meskipun sudah disampaikan ke Dinas terkait, DPRD Pandeglang, komisi IV juga ke kontraktor pelaksana namun belum ada penyelesaian. Anggaran senilai 3.3 Milyar untuk pembangunan Puskesmas Cibitung terkesan hanya jadi ajang penghamburan.

Menanggapi hal tersebut, Habibi Arafat, Ketua komisi IV DPRD Pandeglang pun meradang, dirinya mengatakan jelas itu masih tanggung jawab pemborong membangunnya jangan asal–asalan.

“Pemborong harus bertanggung jawab atas kerusakan bangunan PKM  Cibitung, karena itu masih tahap pemeliharaan jelas itu msh tangung jawab pemborong. Harus menjadi catatan buat PPK panitia kenapa bisa rusak kembali bangunannya, apakah memang diakibatkan oleh kelalaian kontraktor membangunnya asal-asalan apa memang karena faktor alam, ” jelas Habibi melalui pesan whatsapp.

“Karenaa dalam proses pembangunan ada konsultan perencana dan konsultan pengawas, beliau-beliaulah secara administrasi yang menilai dan yang bertanggungjawab. Kita akan melakukan pengawasan sesuai dengan kapasitas sebagai anggota DPRD, kalau nanti dibutuhkan untuk dipanggil semua pihak yang terkait kita akan panggil. Tapi saya sangat menyayangkan atas kejadian itu, karena puskesmas itu tempat yang sangat vital pasalnya berkaitan dengan pelayanan dasar kesehatan. Membangunnya jangan asal-asalan, ” lanjutnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Pandeglang sewaktu di konfirmasi terkesan main dadu. ”Ia pak mau dibetulkan penyedia, hubungi PPKnya Pak Yayat, ” jawabnya melalui Whatsapp, Jumat (10/1).

Hal senada disampaikan Kepala dinas selaku KPA (Kuasa Pengguna Anggaran ) melihat pembangunan Puskesmas Cibitung bobrok, Kadis menyarankan agar menghubungi KPA.

“KPA nya Pak Yayat mangga tanya,” singkat.

Namun saat  mempertanyakan terkait  Yayat yang disebutkan Kepala Dinas selaku PPK dan KPA, Kadis enggan menjawab.(Yan/Na2).

 

 368 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *