Pemko Akan Buka Peluang Beasiswa ke Jepang Bagi Guru dan Murid Berprestasi

Padang Panjang, JAPOS.CO – Salah satu program unggulan dari Pemerintah Kota Padang Panjang Provinsi Sumatera Barat dibawah kepemimpinan Fadly- Asrul dibidang pendidikan adalah program beasiswa guru dan murid juara.

Melalui program itu, Pemko Padang Panjang  bekerjasama dengan Nagoya University dan Asia Pasifik University di Jepang,akan membeasiswakan pelajar lewat proses seleksi.

Wacana program beasiswa ke negeri Sakura  itu, diungkapkan Walikota, H Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano dihadapan anggota DPRD Kota Padang Panjang saat bersilaturahmi di kantor DPRD Kota Padang Panjang , Senin, (6/1) lalu.

“Kunjungan ke Kota Nara Jepang menjadi salah satu prioritas karena beasiswa murid dan guru juara ingin kita realisasikan,” ungkap Walikota Fadly Amran.

Alasan beasiswa ke Jepang, menurut Walikota, karena di Asia Timur  yaitu Jepang, memuncaki tingkat teratas dari mutu pendidikannya. Kunjungan ke Jepang itu turut diinisisasi oleh Pimpinan Diniyyah Puteri Fauziah Fauzan El Muhammady yang juga menjabat sebagai Tim Ahli Pemerintah Daerah Kota Padang Panjang.

Jika program ini terwujud nantinya di Nagoya University, akan dikirim 4 pelajar dalam  satu tahun untuk mengikuti test. “ Kalau nilainya bagus Pemerintah Kota Padang Panjang  tidak perlu membayarkan beasiswanya akan tetapi jepang yang membiayai sepenuhnya,” ungkap Wako Fadly Amran.

Terkait masalah bahasa, di Nagoya dan Asia Pasifik University di Jepang tersebut menggunakan bahasa internasional bahasa Inggris disamping menggunakan bahasa Jepang.

Program Walikota dan Walikota itu tentunya tidak bisa berpegang kepada Peraturan Walikota (Perwako) saja akan tetapi hendaknya bisa dimasukkan kedalam peraturan daerah yang disetujui DPRD. Harapan itu disampaikan Walikota Fadly Amran saat bertatap muka di awal tahun dengan anggota dewan tersebut.

Wakil Ketua DPRD Yulius Kaisar Sepakat kalau dilahirkannya perda  terkait beasiswa itu,karena akan menjadi komitmen bersama.

“Karena kalau Perwako saja, dikhawatirkan bila terjadi pergantian kepemimpinan akan berdampak pada anak yang dibeasiswakan,” ungkapnya.

Dengar pendapat antara Pemerintah kota Padang Panjang dan DPRD kota Padang Panjang diawal tahun ini, turut membahas berbagai hal termasuk peningkatan perekonomian masyarakat lewat Pasar Pusat Padang Panjang, Persoalan Pasar Bukit Surungan dan peningkatan kinerja masing masing OPD. Para Anggota dewan yang hadir tampak memberikan saran dan kritikan kepada Pemko agar lebih baik lagi kedepannya.

Sementara Ketua DPRD, Mardiansyah, A Md  mendorong seluruh OPD untuk dapat  merealisasilkan program Walikota.

“ Kepada Seluruh OPD,mari bersama sama merealisasilkan program Walikota,” terangnya.

Selanjutnya, Mardiansyah meminta mengutamakan  peningkatan kualitas pendidikan  kesejahteraaan, menengakkan kehidupan masyarakat yang sesuai dengan slogan sebagai Kota Serambi Mekah.

Ketua DPRD juga meminta  kepala OPD tak hanya asal bapak senang. “Laporan ke pak wali  jangan bagus bagus saja,” ungkapnya.

Disamping itu, Mardiansyah meminta antara Pemko dan DPRD terus menjalin komunikasi yang baik dan intens.(Dms/Rel).

 

 

 148 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *