Proyek Ratusan Juta Sirna Tak Berbekas

Jambi, JAPOS.CO – Pekerjaan pemeliharaan jaringan rawa dari Lagan Simpang Pandan, di Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur diduga proyek kaleng- kaleng, selain tidak memasang papan proyek, pekerjaan tersebut dikerjakan asal-asalan dan sebagian tidak di kerjakan.

Pemeliharaan tersebut dari BWSS VI Provinsi Jambi, ternyata hanya bertahan beberapa bulan saja, meskipun menelan dana mencapai ratusan juta rupiah.

Adapun pekerjaan tersebut pembersihan gulma/rumput dan menaikan sedimen atau lumpur dalam Sekunder/SK di salah satu desa di Kecamatan Geragai.

Dari data yang dihimpun paket pekerjaan dikerjakan oleh CV Buana Nusantara Sakti dengan nilai penawaran Rp 383.771.520.00. Sedangkan sumber dana DIPA Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan SDA Sumatera VI tahun anggaran 2019. Volume yang dikerjakan sepanjang 7,73 KM terdiri dari 9 buah sekunder (SK).

Jenis pekerjaan adalah pengangkatan lumpur/gulma yang terdapat di dasar saluran atau sekunder dengan tujuan untuk memperlancar aliran air pada jaringan irigasi rawa dan mempertahan kan fungsi saluran sebagai mana mestinya.

Menurut warga setempat yang enggan disebutkan namanya, pekerjaan pembersihan Sekunder ( SK) yang di kerjakan hanya menaikan rumput/gulma dan pembersihan tepi parit saja dan juga dikerjakan tidak sampai ke ujung parit atau SK.

“Bapak cek sendiri pekerjaan itu, baru beberapa bulan sudah tidak kelihatan lagi bekasnya dan kalau memang ada pekerjaan penaikan lumpur parit, pasti ada lumpur di pinggirnya, ini kan tidak ada, ” tutur warga.

Namun fakta dilapangan ketika turun ke beberapa SK /Sekunder atau orang biasa menyebut dengan sebutan parit dimana peket pekerjaan tersebut dilaksanakan, namun tidak terlihat seperti yang disampaikan warga.(KUNKUN S)

 376 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *