Soal Rekrutmen Panwas, Komando: Ada Bobrok di Bawaslu  

Pandeglang, JAPOS.CO – Persoalan rekrutmen Panwas yang ada di tubuh Bawaslu Pandeglang, makin merebak tercium kalangan aktivis pasalnya ada dugaan pengurus salah satu partai politik (Parpol) yang di loloskan sebagai Panwas, padahal dalam ketentuannya itu sudah menyalahi aturan yang berlaku sebagai mana di ketahui oleh para aktivis yang memantau perekrutan Panwas sedari awal.

Mencuatnya salah satu pengurus yang lolos sebagai Panwas rupanya membuat luka di hati para aktivis dan masyarakat tentunya, karena sebagian besar aktivis amat menyayangkan hal itu terjadi apa lagi di setiap hajat rakyat selalu saja terjadi permasalan serupa hingga memunculkan pro dan kontra di semua kalangan.

Kini giliran Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia (KOMANDO) Kabupaten Pandeglang dengan kerasnya angkat bicara menyoal rekrutmen Panwas tingkat Kecamatan yang telah ada hasil test, daftar nama yang lolos dan telah di umumkan oleh Bawaslu Kabupaten Pandeglang.

KOMANDO menganggap ada permainan busuk dalam rekrutmen, ada prilaku bobrok di Bawaslu Pandeglang. Melalui Supran juru bicara KOMANDO mengatakan  Sedari awal kami KOMANDO sudah mengamati dan memantau Bawaslu Pandeglang, mulai dari permintaan anggaran yang dipinta Bawaslu mencapai sekitar 20 Milyar dengan berbagai akumulasi mereka.

“Padahal menurut kami itu saja sudah tidak masuk akal. Ini lagi muncul persoalan rekrutmen Panwas Kecamatan yang tidak transfaran melalui CAT nya, padahal seinget saya pernah baca di media ketua Bawaslu Pandeglang sebelum perekrutan di tanya sdr. Ade Mulyadi selaku pemegang tongkat pimpinan dengan percaya diri berstatemen “rekrutmennya akan di lakukan transfaran”. Kalo saya tidak salah itu Pak Ketua mengatakan  seperti itu, ” ujarnya pada Japos.co, Jumat (20/12).

“Nih malah rame kan soal salah satu pengurus partai politik ( Parpol ) yang lolos sebagai Panwas bahkan beberapa organisasi kemasyarakatan dan organisasi mahasiswa sudah ada yang melayangkan surat pemberitahuan demo di Bawaslu, itu saya liat di Medsos, kalo gak salah ada juga media online yang memberitakan akan aksi yaang akan di lakukan nanti, “lanjut Supran.

”Kalo terus–terusan seperti ini mau di kemanakan wajah Bawaslu yang domainenya selaku badan pengawas pemilu sementara di tubuh Bawaslunya tidak tertutup kemungkinan ada player yang melakukan konsfirasi busuk sehingga Bawaslu bisa saya katakan secara ekstrim bahwa “Bawaslu Pandeglang berprilaku bobrok”. Kami dari KOMANDO akan turun ke jalan, “tutupnya.(Na2)

 

 

 973 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *