Penggugat Hadirkan 2 Saksi Kasus Harta Warisan 

Pekanbaru, JAPOS.CO – Sidang gugatan harta warisan yang menimpa Poniyem dan Jumadi di Pengadilan Negeri kota Pekanbaru terus bergulir. Agenda sidang lanjutan mendengarkan keterangan saksi yang dihadirkan pihak penggugat Samin, Rabu (18/12).

Sebagai informasi bahwa sebelumnya telah dilakukan sidang lapangan, Rabu (11/12) oleh Majelis Hakim Afrizal Hady. Pada saat sidang lapangan, kuasa hukum tergugat 1 dan 2, Daud Pasaribu, SH yang didampingi Bagan Sinaga, SH mengatakan bahwa kuasa hukum Samin, Joki Mardison, SH telah melakukan pengukuran objek sengketa dan faktanya ukuran objek sengketa berbeda dengan gugatan dan hal ini akan berhubungan dengan kaburnya gugatan dan petitum yang tidak singkron dengan fakta.

Dalam pengkajian atas kasus warisan tersebut telah dilakukan pemeriksaan lapangan yang meliputi tahapan sidang lapangan dengan maksud meneliti kesesuaian data dengan kondisi lapangan, pada tahap selanjutnya adalah pencarian keterangan dari para saksi dan/atau pihak-pihak yang terkait.

Penggugat menghadirkan 2 orang saksi ke hadapan Majelis Hakim yakni Syarifudin Sulaiman dan Sutomo sementara pihak tergugat 1 dan 2 (Poniyem dan Jumadi) hadir turut didampingi kuasa hukumnya Daud Pasaribu, SH  bersama Bagan Sinaga, SH.

Para saksi yang dihadirkan oleh penggugat merupakan sebagai saksi Testimonium de auditu (keterangan yang hanya dari mendengar saja atau penyaksian menurut kata orang) karena keterangan yang diberikannya adalah keterangan yang diperoleh dari penggugat sendiri dan sebelum mereka dihadirkan menjadi saksi, Syarifudin Sulaiman dan Sutomo telah dipanggil oleh penggugat untuk menerangkan masalah sengketa waris tersebut.

Dalam kesaksiannya, para saksi mengungkapkan bahwa saksi tidak mengetahui batas tanah dari objek sengketa dan tidak mengetahui dengan jelas apakah tanah warisan itu sudah dibagi kepada seluruh ahli waris atau belum.

Di persidangan telah terbukti bahwa Sinep selaku orang tua penggugat dan tergugat telah menyewakan dan menguasai objek sengketa sebelum meninggal dunia. (AH)

 

 157 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *