Polsek Simpang Hilir Kayong Utara Tangkap Terduga Bandar Narkoba

Simpang Hilir, JAPOS.CO – Penangkapan tersangka pengguna obat terlarang kembali terjadi di wilayah hukum polsek Simpang Hilir Kayong Utara, Kalimantan Barat. Berdasarkan pengembangan dari laporan masyarakat, Kapolsek Simpang Hilir, Iptu Aris Pramudji Widodo menjelaskan kronologis penangkapan terduga bandar narkoba berjenis sabu.

“Tersangka Rd bersama 5 orang lainya kami tangkap di rumahnya Rt.03  Rw, 01 Desa Matan Jaya Kecamatan Simpang Hilir dini hari pada hari Rabu tanggal 18 Desember pada waktu transaksi narkoba, dengan barang bukti berupa, 2 bong alat hisap  terbuat dari bekas botol mineral,kotak transparan, korek api gas tanpa kepala, satu  buah botol minuman bekas serta  sabu seberat 7,38 gram hasil timbangan dari penggadaian, uang sebesar 106 ribu rupiah. Saat ini tersangka telah kami limpahkan penangannya ke Polres Kayong Utara, ” papar Iptu Aris Pramudji Widodo.

Dijelaskan lagi, penangkapan tersangka narkoba Rd ini sangat sulit sampai pihaknya harus membentuk tim khusus untuk mengungkap peredaran narkoba khususnya diwilayah hukum polsek Simpang Hilir.

“Beberapa kali kami lakukan penyelidikan yang dipimpin oleh kanit reskrim bripka Ari Gunawan, maka dipastikan bahwa tersangka beserta teman-temanya positif sedang menggunakan narkoba. Sebanyak 6 orang berhasil diamankan tetapi terduga sebagai bandar narkoba hanya satu orang ( Rd ). Sisanya 5 orang kami lepaskan karena tidak cukup bukti. Kami menangkap Rd beserta temanya ini harus menggunakan jalur sungai, sebab beberapa kali operasi penangkapan, selalu gagal, ” jelas Kapolsek.

Permintaan masyarakat untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah hukumnya lanjut Kapolsek, sejak ia menjabat sangatlah banyak, mulai dari pemuka masyarakat ataupun kepala desa. Pasalnya peredaran narkoba sudah sangat meresahkan sekali sehingga pihaknya harus membentuk semacam tim khusus memberantas peredaran narkoba.

Kapolsek menambahkan, bahwa tersangka bukanlah penduduk asli setempat, hanya karena memiliki keluarga di desa Matan Jaya, maka tersangka bertempat tiggal di desa itu.

“Hasil pantauan kami tersangka Rd ini sudah menjadi target kami sejak lama. Disinyalir juga, tersangka Rd sebagai suplier narkoba bagi pekerja tambang di desa itu. Kasus ini masih dikembangkan apakah tersangka Rd ini ada sindikat dengan lainnya, ” katanya.

Kapolsek meminta kerjasama dari masyarakat dan pemerintah desa guna memberantas peredaran narkoba di wilayahnya masing-masing.(jaydin)

 

 

 3,560 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *