Kondisi Jalan Penghubung Kecamatan Panai Tengah dan Panai Hilir Rusak Parah, Pemerintah Tolong Perhatikan

Labuhanbatu, JAPOS.CO – Masyarakat mengeluhkan jalan yang menghubungkan Kecamatan Panai Tengah dan Kecamatan Panai Hilir Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara rusak parah sehingga sangat mengganggu prokonomian masyarakat di daerah tersebut mengingat jalan tersebut adalah satu-satunya jalan yang harus dilalui untuk mengangkut hasil pertanian.

Hasil pertanian masyarakat yang rutin setiap hari diangkut dari Kecamatan Panai Hilir dan Panai Tengah adalah Tandan Buah Segar Kelapa Sawit, Kelapa, Ikan Asin dan hasil pertanian lainnya.

Akibat jalan rusak parah mengakibatkan harga hasil pertanian tidak normal karena biaya angkutan yang sangat mahal, hal ini mengakibatkan penghasilan masyarakat daerah tersebut menurun, bahkan hasil pertanian tidak terangkut karena mobil pengumpul/tokeh tidak dapat masuk karena terhalang oleh mobil yang terpuruk.

Salah seorang pengguna jalan dan juga pengusaha angkutan tandan buah segar yang akrab disapa Anto Kucing,  menyampaikan, akibat akses jalan yang rusak parah membuat perekonomian warga lumpuh total, karena pengakutan hasil pertanian terganggu dan tidak lancar, sehingga harga pun tidak normal.

“Kami berharap pemerintah bisa secepatnya memperhatikan infrastruktur jalan di wilayah ini, sebagai masyarakat kami merasa sangat kecewa dengan pemerintah, di Labuhanbatu ini masih ada jalan yang rusak seperti ini, padahal status jalan adalah jalan lintas provinsi,” beber Anto, Sabtu (14/12).

Menurut Anto, rusaknya infrastruktur jalan ini diperkirakan sepanjang 2 kilometer dari Desa Sei Rakyat menuju Labuhan bilik.

“Untuk menuju Kota Rantauprapat, bisa sampai 4 hari. Itu saya alami sendiri, karena akses jalan tidak bisa sama sekali dilewati,” ungkapnya.

Anto mengaku rusak parahnya jalan ini sudah sekitar 30 hari atau selama sebulan terakhir ini, namun tidak ada upaya dari pemerintah dalam melakukan perbaikannya.

“Banyak kendala akibat kondisi ini, bahkan kendaraan rusak dan terbalik saat melintasi jalan yang licin itu,” terang Anto.

Sebagai Masyarakat memohon kepada Pemerintah baik Gubernur Sumatera Utara maupun Bupati Labuhanbatu agar dapat memberikan perhatian atas kesusahan yang dialami oleh rakyatnya.

“Kami semua sudah sangat susah dan menderita pak, tolong lah perbaiki jalan kami, agar hasil pertanian kami bisa kami jual keluar, ” harap Anto.(At)

 494 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *