Pemberi Suap Bupati Talaud Benhur Lalanoh Divonis 4 Tahun Penjara

Jakarta, JAPOS.CO – Penyuap  Bupati Talaud Benhur Lelanoh divonis 4 tahun penjara oleh majelis Hakim, Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (9/12/2019). Putusan tersebut sesuai dengan tuntutan yang diajukan Jaksa Penuntut KPK.

Majelis hakim menilai ia terbukti bersalah bersama-sama Sri Wahyuni Bupati non aktif Kepulauan Talaud menerima suap dari pengusaha Bermard Hanif Kalelo.

Disamping itu, majelis juga menolak permohonan Justice  Collaborrator yang diajukan Benhur. Adapun dalam perkara ini hakim menilai Benhur terbukti bersalah menjadi perantara suap dan juga bersama Sri Wahyuni menerima suap.

Adapun yang dilakukan Benhur yakni untuk memudahkan langkah Bernard dalam memenangkan lelang proyek revitalisasi Pasar Belo Talaud dan pasar Lirung di Kabupaten Talaud tahun anggaran 2019. Pada bulan Februari 2019, Benhur diminta oleh Sri Manalip menawarkan proyek pada swasta debgan ketentuan fee 10% ke Sri Manalip selaku Bupati. Pemberian suap tersebut berupa barang, diantaranya tas merek Balenciaga, jam Rolex yang dibeli Bernard dari jakarta, dengan total keseluruhan Rp 491 juta.

Dalam pertimbangan majelis Hakim yang diketuai  Iim Nurohim, SH bahwa Benhur terbukti melanggar pasal 12 huruf a UU No 31 th 1999 tentang pemberantasan tindak pidana Korupsi  Sebagai mana di ubah UU no 20 th 2001 tentang perbuatan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke 1, KUHP jo pasal 64 ayat (1) KUHP.

Dalam persidangan ini terdakwa didampingi oleh tiem kuasa hokum Tan Akmal dan partners.(Herman.Y)

 438 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *