Ribuan Umat Memadati Gereja BICC Rayon 11 di KKR Natal Raya 

Pekanbaru, JAPOS.CO – Ribuan umat Kristen kota Pekanbaru memadati gedung Gereja BICC Rayon 11, Jl Tuanku Tambusai No. 55A dalam rangka mengikuti ibadah KKR natal raya yang diselenggarakan selama dua hari pada Kamis dan Jumat, 5-6 Desember 2019 dengan tema “Mujizat Kelahiran Baru”.

Dari pantauan Japos.co pada hari pertama KKR dimulai pada pukul 19.00wib, namun pada pukul 16.00 wib Gereja BICC Rayon 11 bagian dalam gedung sudah dipadati oleh jemaat yang hadir baik di lantai 1 maupun di lantai 2, sehingga banyak anak-anak muda mengalah tidak mendapatkan tempat duduk, dan jemaat yang baru datang tidak dapat masuk lagi.

Sementara pihak panitia mengantisipasi dengan menyediakan tenda dan tempat duduk di halaman luar juga menyediakan layar/TV agar jemaat dapat bersama-sama mengikuti berlangsungnya acara ibadah natal dengan baik.

Pembicara pada KKR di hari pertama yaitu  Pdt Dr Niko Njotorahardjo (Gembala Sidang GBI Gatot Subroto/Gembala Pembina Rayon) berpesan dalam khotbahnya mengapa Tuhan Yesus harus lahir ke dalam dunia, ada apa dengan manusia? Semua manusia telah jatuh ke dalam dosa dan kehilangan kemuliaan Allah. Upah dosa adalah maut, kematian kekal . Tuhan Yesus lahir untuk menyelamatkan umat manusia yang mau percaya kepadaNya dari kematian yang kekal.

Selanjutnya pada KKR Natal hari kedua diawali dengan kata sambutan dari Kapolda Riau yang diwakili oleh Dir Binmas Polda Riau, Kombes Pol Drs Kris Pramono menyampaikan pesan dari Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya  yang sangat mendukung digelarnya acara Natal.

Pada kesempatan tersebut Pdt Ricky Nelson Tampubolon memberikan kenang-kenangan berupa cinderamata kepada Kapolda Riau.

Pembicara hari kedua Pdt Ricky Nelson Tampubolon ( Gembala/Pimpinan Gereja BICC) dan Pdt DR Sae Nababan (Ephorus HKBP periode 1987-1998, Ketua Umum PGI periode 1984-1987).

Pdt. Ricky Nelson Tampubolon mengatakan pada khotbahnya bahwa manusia yang yang lahir baru akan berbeda. “Sejak kita percaya dan menerima Yesus, maka Roh Kudus akan tinggal di dalam hati kita. Tadinya tubuh kita diperintah oleh pikirannya sendiri, dan pikirannya diperintah berdasarkan situasi dan kondisi, berdasarkan apa kata iblis dan berdasarkan apa kata orang. Namun semenjak kita percaya dan menerima Yesus di dalam hidup kita, maka kita berbeda. Pikiran dan jiwa kita tidak lagi dipengaruhi oleh situasi, keadaan, apa kata dunia, apa kata iblis, tetapi sekarang kita dipengaruhi dan diajari oleh Roh Kudus yang tinggal di dalam kita, ” jelas Pdt Ricky.

Dikesempatan yang sama Pdt DR Sae Nababan menyampaikan khotbahnya dari injil Yohanes 3:1-3 bahwa diceritakan oleh Alkitab bagaimana seorang pemimpin agama Yahudi, seorang farisi yang bernama Nikodemus mendatangi Yesus pada waktu malam hari. Seorang Nikodemus bertanya kepada Yesus tentang arti dilahirkan kembali.

Sae Nababan juga mengajak seluruh jemaat untuk mempersiapkan diri dalam menyongsong kedatangan Yesus yang kali kedua.

“Jika kita tidak dilahirkan kembali, kita tidak dapat melihat Kerajaan Allah, ” katanya dalam menutup khotbahnya.(AH)

 

 

 2,123 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *