Diduga Penyaluran Dana BOP Paud Di Kecamatan Sobang Sarat Pungli

Pandeglang, JAPOS.CO – Belum lama ini pemerintah telah merealisasikan Dana Biaya Oprasional (BOP)  ditiap sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang tersebar dibeberapa kecamatan. Besaran dana tersebut bervariasi jumlahnya, tergantung jumlah siswa di masing-masing sekolah.

Namun, sangat disayangkan niat baik pemerintah selalu saja dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang mencari kesempatan untuk memperkaya diri, seperti contoh yang terjadi di wilayah Kecamatan Sobang, diduga telah terjadi praktik pungli oleh salah satu oknum guru Paud. Hasil informasi yang diterima Japos.co, masing-masing Paud di pungut 10 % dari total yang diterima.

Hal tersebut dikatakan oleh Abdul Halim selaku Wakil Ketua LSM GAIB Perjuangan DPP Provinsi Banten. “Hasil pantauan kami di lapangan diduga kuat telah terjadi praktik pungli pada masing-masing sekolah PAUD yang ada di wilayah Kecamatan Sobang yang dilakukan oleh Ibu Rani selaku koordinator, karena menurut pengakuan dari beberapa Kepala Paud, uang hasil pungutan tersebut diserahkan ke ibu Rani,“ ujarnya.

Halim menambahkan, Rani tidak hanya mengkoordinir pungutan berupa uang saja, untuk pembelian buku juga untuk pembelianya dikoordinir olehnya. “Bukan hanya diduga telah melakukan pungli 10 %, untuk pembelian buku juga sama dikondisikan olehnya. Lain halnya dengan biaya pembuatan SPJ, masing-masing dipinta Rp 1,2 juta, maka dari itu saya harap kepada dinas terkait dan aparat penegak hukum agar segera menindak lanjuti tentang praktik pungli ini,” pungkasnya.(Yan)

1,598 total views, 2 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *