Warga Sungai Sambas Berharap Jalanya Dibangun

Kayong Utara, JAPOS.CO – Kondisi jalan memprihatinkan terjadi pada ruas jalan Sinar Karya di Dusun Sungai Sambas Desa Nipah Kuning Kecamatan Simpang Hilir, terlihat kondisi jalan itu berlubang dan keadaan ini dikeluhkan sejumlah warga.

Jalan sepanjang 1 kilometer dengan lebar 2 setengah meter saat ini kondisinya sudah berlubang, membuat warga pengguna harus berhati-hati dalam berkendara. Kondisi ini dikeluhkan oleh kepala Dusun Sungai Sambas, Effendi.

Dijelaskanya, banyak warganya menyampaikan agar jalan ini diusulkan untuk ditingkatkan menjadi jalan aspal. “Jalan ini masih menggunakan jalan beton semen, semoga bisa ditingkatkan dengan aspal,” harapnya.

“Melalui  desa, kami sudah meminta untuk dimasukan dalam musrenbang kabupaten agar dianggarkan peningkatanya,” katanya.

Dijelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat dusun bahwa memang dulunya jalan ini pernah dibangun berbentuk jalan beton semen, namun seiring waktu, tidak pernah lagi tersentuh pembangunan, jikapun ada itu hanya menggunakan dana desa yang pengerjaanya hanya terbatas. Untuk itulah diperlukan dana APBD yang mengatasinya agar bisa diselesaikan secara baik.

Dusun sungai sambas dihuni oleh 260 Kepala Keluarga (KK) dengan 590 jiwa, sementara keseharian warga setempat kebanyakan sebagai petani atau buruh perkebunan sawit.

Mursidi, berharap agar bupati atau DPRD Kayong Utara bisa memasukan jalan di dusunya dalam rencana pembangunan jalan kabupaten di tahun 2020 atau 2021, karena jalan ini adalah urat nadi masyarakat setempat.

”Jalan ini akses satu-satunya warga kami untuk keluar dari dusun kami ini. Bayangkan jika salah satu warga kami sakit atau mau melahirkan, diperlukan kecepatan dalam bergerak untuk berobat, sementara kondisi jalan ini berlobang sana-sini, dapat dibayangkan betapa susahnya,” lanjatnya.

Anggota DPRD yang membidangi infrakstruktur dari komisi 2, Yulisman mengatakan persoalan masih banyaknya jalan-jalan di KKU yang kondisinya belum baik, memahami hal itu.

Dirinya mengatakan bahwa banyak ruas jalan yang menjadi kewenangan kabupaten masih belum tertangani. Pihaknya mendorong dinas terkait untuk serius melaksanakan pembangunan yang menjadi kewenangan Kabupaten.

“Kami memahami jika menggunakan kemampuan APBD maka mustahil ruas jalan bisa diselesaikan karena APBD KKU masih minim. Pada waktu reses, banyak warga minta kepada kami untuk dibangunkan jalan atau diperbaiki jalan mereka. Namun patut dimengerti APBD kita masih sedikit, maka untuk itu diperlukan sumber dana APBN atau DAK,” kata politisi PKS itu.

Terkait dikembalikanya dana DAK tahun ini, dirinya berharap untuk tidak terulang ditahun berikutnya. Ditekannya kepada bupati agar melakukan seleksi pengadaan barang dan jasa dilakukan lebih awal bila perlu pertengahan Desember tahun ini sudah dilakukan, apalagi APBD 2020 sudah ditetapkan bulan Agusutus lalu.

“Tidak ada alasan lagi kalo lambatnya eksekusi kegiatan karena telat bahas APBD, karena apabila APBD telah ditetapkan, rangkaian atau proses pengadaan barang dan jasa sudah bisa dilakukan sampai proses penetapan pemenang. Kami tidak ingin bupati buat alasan karena pergantian pejabat yang berpengaruh pada birokrasi pemerintah sehingga tender kegiatan belum berjalan,” paparnya.

“Jika proses seleksi pengadaan barang dan jasa bisa dilaksanakan lebih awal serta dikemudian hari ada masalah atau gagal, kita masih punya cukup waktu untuk melakukan upaya tender ulang terutama berkaitan dengan kegiatan-kegitan yang bersumber dana DAK,” lanjutnya.

Politikus itu meminta kepala dinas terkait pro aktif meningkatkan pembangunan infrastruktur, sebab ini adalah kebutuhan dasar warga guna peningkatan kesejahteraan.

”Jangan lagi seperti yang tahun ini terjadi dimana serapan dana DAK kita masih rendah sehingga harus dikembalikan, kan yang rugi masyarakat. Bagaimana dana yang sudah ada bisa ditarik pusat, bagaimana perencanaan yang dibangun, masa menggunakan duit yang sudah ada tidak mampu,”kritisnya. (Jaydin)

 

 314 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *