Desa Suka Mukti Di Kapuas Tergolong Fiktif

Kuala Kapuas, Jaya Pos-Kriteria desa tergolong desa fiktif atau desa yang memiliki nama tapi tidak berpenghuni, adalah berpenghuni dibawah 5000 penduduk untuk di Jawa dan dibawah 3000 untuk diluar Jawa. Sedangkan kriteria utama untuk mengidentifikasi bahwa desa tersebut adalah desa fiktif, yaitu jumlah penduduknya berada di bawah 1.000 atau bahkan 100 orang, dilansir dari antaranews.com.

Hal itu dipaparkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dalam acara Sosialisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa 2020. Di Kantor DJP, Jakarta, Kamis (14/11/2019) lalu.

Berdasarkan hasil investigasi media ini, di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, salah satu desa yang tergolong fiktif adalah Desa Suka Mukti di Kecamatan Kapuas Murung. Sebab menurut informasi yang diperoleh dari Ketua RT 3, Yamansuri (61), sudah sejak lama desa tersebut hanya berpenduduk 117 orang. “Kalau tidak salah jumlah penduduk disini hanya sekitar 52 Kepala Keluarga (KK), 117 orang,” tutur, Yamansuri yang juga mantan Ketua RT 15 itu.

Dari pantauan japos.co, di desa tersebut saat ini hanya terdapat sekitar 50 rumah warga. Padahal menurut warga transmigrasi penempatan1998 itu, ketika Desa Suka Mukti masih merupakan Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT), terdapat  ratusan rumah pemukiman transmigrasi yang dihuni oleh sekitar 400 Kepala Keluarga (KK) warga transmirgasi yang tersebar di 17 Rukun Tetangga (RT),  diantaranya terdapat warga transmigrasi yang  berasal dari Jawa  Barat (Jabar), Jawa Timur (Jatim) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Warga RT 3 Desa Suka Mukti, Sugianor mengatakan, kondisi desa mereka seperti itu sudah berlangsung lama. Bahkan sejak dirinya menetap di desa itu tahun 2005.  “Kalau rumah di desa ini hanya tersisa sekitar 50 rumah, tapi yang ada penghuninya hanya 32 rumah,” tuturnya.

Anehnya, meskipun sejak lama hanya berpenduduk hanya sebanyak 117 orang, namun baru tahun ini Camat menginstruksikan Kepala Desa Suka Mukti agar menghapus 17 RT didesa tersebut, serta merobahnya menjadi 3 RT.

Seperti desa lainnya di Kabupaten Kapuas, Desa Suka Mukti juga mendapat Alokasi Dana Desa (ADD) dari Pemerintah Daerah dan Dana Desa (DD) dari Pemerintah Pusat. Berdasarkan APBDes  Tahun 2019, jumlah pendapat Desa Suka Mukti sebesar Rp 1.256.527, diantaranya bersumber dari DD Rp 777.145.000, hasil pajak dan restribusi daerah dan  ADD Rp 474.093.000.

Menurut APBDes, dana tersebut dibelanjakan untuk bidang penyelenggaraan pemerintahan desa, bidang pelaksanaan pembangunan desa dan bidang pembinaan kemasyarakat, berjumlah sebesar Rp 1.160.927.000. Sedangkan sisanya untuk penyertaan modal desa sebesar Rp 100.000.000, dimana untuk penerimaan pembiayaan tersebut juga terdapat Silpa tahun sebelumnya sebesar Rp 2.400.000.    (Mandau)

 1,413 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *