Dana Bumdes Kolelet–Picung Diduga Masuk Kantong Pribadi

Pandeglang, JAPOS.CO – Permodalan Badan usaha milik desa ( Bumdes ) seharusnya bisa dijadikan sebagai sarana membantu perekonomian masyarakat ditiap desa. Namun lain hal terjadi di desa Kolelet Kecamatan Picung. Informasi yang berhasil di himpun di desa tersebut dana Bumdesnya diduga dipakai untuk keperluan pengurus dan Kepala Desa yang menjabat pada saat itu.

“Udah di atas matarai siap dikembalikan awal tahun 2020, udah di musyawarahkan dengan BPD dan aparatur, “singkat saat dikonfirmasi mantan Kepala Desa Kolelet beberapa hari lalu melalui pesan whatsapp.

Dugaan dana Bumdes, Desa Kolelet di pakai keperluan pengurus dan Kepala desa yang sudah lengser, menurut salah satu perangkat desa yang enggan di sebutkan namanya kepada Japos.co saat ditemui di kantor desa mengatakan sewaktu diajak komunikasi membenarkan keberadaannya seperti demikian dan itu sudah ada musyawarah pengurus Bumdes akan diselesaikan. Namun sampai saat ini belum ada penyelesaian.

“Dana Bumdes tahun 2017 sebesar Rp.15 juta rupiah sampai saat ini masih di tangan ketua Bumdes dan belum di kembalikan. Sementara dana Bumdes tahun 2018 sebesar Rp. 40 juta rupiah masih di tangan Kepala desa yang menjabat pada saat itu dan kini sudah tidak menjabat, saya kurang tau, tapi akan saya coba ngobrol sama jaro, soalnya semenjak beres dari jabatannya jarang ada di rumahnya, informasi mah suka di Rangkas, “imbuhnya.

Namun hingga berita ini dinaikan pihak–pihak pengguna dana Bumdes tersebut sulit untuk di konfirmasi.(Na2)

 

 1,265 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *