Proyek Pamsimas di Nagari Tanjung Kabupaten Sijunjung

Sijunjung, JAPOS.CO – Proyek Pamsimas (Program Nasional Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat)  senilai Rp 500 juta sedang dikerjakan di Jorong Koto Tanjung, Nagari Tanjung, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung. Pengerjaan proyek ini dimulai sebulan lalu, hingga kini pengerjaan mencapai 45%.

Pengerjaan sumber air bersih yang bakal disalurkan ke rumah-rumah penduduk di wilayah Jorong Koto Tanjung, Nagari Tanjung dengan dana sebesar Rp. 457,143 juta itu yang berasal dari dana APBN sekitar 70% Rp 320 juta, APBDes/Nag 10% Rp 45,714 juta dan dari masyarakat bentuk tunai 4% Rp. 18,286 juta dan swadaya 16% Rp. 73,143 juta. Sedangkan jenis bangunan yang dikerjakan meliputi pembangunan sumur resapan 1 unit, rumah pompa 1 unit, menara air 2 unit, kran air umum 1 unit dan pemasangan pipa sepanjang 3512 meter.

Pimpinan proyek Pamsimas Koto Tanjung Aswir yang ditemui di lokasi mengutarakan bahwa pengerjaan proyek dimulai sebulan lalu itu kini tengah berjalan, sehingga diperkirakan siap sekitar 45%. Untuk pengadaan bahan dan pekerja sama sekali tidak ada kendala serta cuaca juga cukup mendukung.

“Dalam pelaksanaan proyek ada dana yang berasal dari swadaya melalui kegiatan gotong royong dari warga, namun tidak terlaksana. Di sinilah kendala dialami pada pelaksanaan pembangunan sumber air bersih itu, sehingga kita merasa kecewa dengan tindakan masyarakat yang enggan ikut berpartisipasi dalam menunjang kelancaran pemangunan pasilitas umum ini,” ujar Aswir sambil mengerutkan keningnya.

“Jika pengerjaan pembangunan sumber air bersih itu siap, sangat menguntungkan warga, sebab kebutuhan air bersih bagi keperluan sehari-hari akan lebih mudah diperoleh dari biasanya. Mengapa warga tidak ada kesadaran menyumbangkan tenaga untuk kelancaran pembuatan sarana sumber air bersih itu,” ujarnya.

Menurut Aswir, seharusnya warga setempat bersyukur mendapat kucuran dana bagi pembangunan sumber air bersih yang nantinya bakal dialirkan ke rumah-rumah warga melalui menara air dengan pipa-pipa air yang kini masih dalam tahap pengerjaan.

“Kta tetap berusaha agar warga timbul tingkat kesadaran untuk menyumbangkan tenaga buat gotong royong agar pengerjaan proyek Pamsimas di Koto Tanjung ini cepat selesai, dapat pula sesegera mungkin warga bisa menikmati air bersih bagi kelangsungan hidup sehari-hari,” pungkasnya.

Terpisah, Yose salah seorang pekerja yang juga termasuk pengurus Pamsimas merasa bangga dan berterima kasih kepada pemerintah pusat, pemerintah daerah, Pemerintah Nagari hingga Jorong dan pihak-pihak terkait, sehingga Jorong Koto Tanjung mendapat proyek Pamsimas tahun ini sebesar Rp 500 juta.

”Patut  didukung semua elemen masyarakat, sehingga pembangunan sumber air bersih selesai sesuai yang diharapkan bersama,” ucapnya didampingi pekerja lainnya di lokasi.

Selain pengerjaan Pamsimas, di Jorong Koto Tanjung itu juga tengah berjalan pembangunan satu unit gedung/balai pelatihan dengan nilai proyek Rp 90 juta. Pengerjaan pembangunan balai pelatihan itu juga tengah berjalan dengan rentang waktu 90 hari.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh japos.co, dana pembangunan balai pelatihan itu berasal dari dana desa tahun anggaran 2019 sebesar Rp 90 juta itu dengan rincian belanja modal Rp 87,525 juta dan honor (TPK) Tim Pelaksana Kegiatan.(Dom)

 371 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *