Modus Rekomendasi, SPBU 14.284.135 Tapung Hulu Diduga Pungli

Pekanbaru, JAPOS.CO – Rekomendasi yang dikeluarkan oleh Pemda Kampar melalui Camat Tapung Hulu merupakan syarat pembelian BBM bersubsidi. Dengan mengatasnamakan masyarakat yang pada kenyataannya malah dimanfaatkan para pengusaha angkutan.

Melalui rekomendasi tersebut, pihak pembeli bisa membeli BBM bersubsidi ataupun non subsidi sebanyak yang mereka mau asalkan pembeli sanggup membayar Rp 10.000/jerigen dan hal ini terkesan dimanfaatkan oleh para oknum SPBU. Dengan membebankan biaya/upah isi sebesar Rp 10.000/jerigen, mustahil pihak penegak hukum/instansi terkait hanya jadi penonton yang budiman.

Dari hasil investigasi tim media, diduga oknum SPBU bisa menjual BBM berkisar 400 hingga 500 jerigen dalam sehari atau dalam satu malam. Dari upah pengisian jerigen saja, oknum SPBU 14.284.135 diduga dapat meraup uang konsumen hingga Rp 5 juta dalam sehari. Jika dihitung dalam setahun saja, tak tanggung-tanggung hasil pungli upah isi jerigen, oknum SPBU bisa mengantongi keuntungan hingga Rp 1 miliar lebih. Oknum SPBU diduga kuat melakukan pungli dengan memanfaatkan rekomendasi milik konsumen.

SPBU 14.284.135 yang terletak di Jln.Lintas Suram – Kasikan, Desa Sumber Sari, Kecamatan Tapung Hulu, Kab. Kampar diduga kerap serta bebas menjual BBM bersubsidi jenis Premium dan Solar yang menggunakan jerigen hingga ratusan jerigen. Hal ini terkesan ada pembiaran oleh penegak hukum, baik Pertamina, Disperindag serta pihak Pemda Kampar.

Di lokasi SPBU, Sabtu (2/11) pukul 1.30 wib,  salah seorang konsumen (pembeli) mengatakan kepada japos.co bahwa sebelumnya upah pengisian sebesar Rp 8.000, namun akhir-akhir ini mereka harus membayar Rp 10.000/jerigen.

Ditempat berbeda, sumber lain juga memberi keterangan yang sama. Sumber yang tidak mau namanya disebut mengatakan, selama ini upah isi jerigen delapan ribu tapi sekarang sudah sepuluh ribu. Bahkan ia sempat melihat, sebelun naik dua ribu, pihak SPBU pergi ke kantor Polsek Tapung Hulu. Dari hasil pendapatan separuh untuk pemilik usaha SPBU tersebut.

Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Januar selaku pejabat Pertamina Balai Cabang Wilayah Propinsi Riau menyampaikan bahwa pembeli memiliki rekomendasi. “Mereka punya rekomendasi dari kami, selama ada rekomendasi bisa mengisi,“ jawab Januar melalui WhatsApp Senin, (4/11/19).

Terkait pengutipan uang sebesar Rp 10.000/jerigen oleh oknum SPBU terhadap pembeli BBM yang gunakan jerigen, pihak Pertamina sampai sekarang belum  memberikan jawaban yang terang.”Sebentar ya, nanti saya tanggapi, ini lagi ada rapat,” kata Januar yang hingga kini belum memberikan jawaban.

Sebelumnya beberapa pantauan Japos.co, baik pada  malam hari maupun pada siang hari, oknum SPBU  melayani pembeli BBM bersubsidi dengan cara mencor ke jerigen  pembeli. Bahkan pada 20 September lalu, pukul 01.11 Wib, ada puluhan mobil pick up dibelakang SPBU yang bermuatan puluhan jerigen berisi BBM bersubsidi. Saat dihitung, mobil pick up rata-rata bermuatan 30-40 jerigen yang antri menunggu di belakang SPBU, bergiliran  hingga jatah masing-masing terpenuhi.

Akibatnya SPBU 14.284.135 sering mengalami kekosongan BBM dan masyarakat yang  menjadi korban atas penyalahgunaan BBM tersebut.

Tim Japos.co sudah berkoordinasi dengan Polsek Tapung Hulu agar kegiatan  penyalahgunaan BBM bersubsidi di SPBU 14.284.135 Tapung Hulu segera diamankan. Namun hingga saat ini belum ada tindakan dan hal ini patut dipertanyakan.

Jasmadi, Manager SPBU 14.284.135 Tapung Hulu  mengatakan bahwa warga yang membeli BBM sudah memiliki rekomendasi dari pemerintah setempat. “Yang memiliki rekomendasi ada sekitar 40-an. Setiap rekomendasi itu dijatah empat jerigen ” jawab Jasmadi saat dikonfirmasi tim Japos.co, Senin ( 23/9) dikantor SPBU Tapung Hulu.

Semestinya rekomendasi yang dibuat instasi terkait ditujukan bagi masyarakat yang sangat membutuhkan BBM bersubsidi. Namun pada kenyataannya, rekomendasi yang dikeluarkan oleh Pemda Kampar melalui Camat Tapung Hulu kab Kampar seolah-olah jadi ajang bisnis bagi para oknum SPBU bersama dengan pembeli (pelangsir). (AH)

 420 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *