Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi Lakukan Study Komperatif Dibandung

Jambi, JAPOS.CO – Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi lakukan Study Komperatif Penanganan Daerah Rentan Rawan Pangan di Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Bandung/Jawa Barat, Jumat (22/11/2019).

Ikut serta dalam kegiatan ini yakni Tim Pokja Ahli Dewan Ketahanan Pangan Provinsi Jambi yang diketuai oleh Prof DR. Ir. H. Zulkifli Alamsyah. M.Si, Sekretaris Pokja Ahli, Prof. DR. Dompak N, dan juga diikuti oleh anggota Pokja Ahli seperti, Ir. H. Tagor Mulia Nasution, MM. DR. Teguh, M.Kes. dan Ir. H. Hanif Lubis.

Kepala Dinas (Kadis) Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Amir Hasbi mengatakan bahwa banyak nilai posistif yang di ambil dari study komperatif tersebut, karena langkah-langkah yang dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jabar, khususnya dalam menangani daerah-daerah yang rentan rawan pangan cukup baik dan strategis, seperti fokus menangani daerah yang masuk kategori sangat rentan pangan (Prioritas 1) dan Rentan Rawan Pangan (Prioritas 2) dalam Peta FSVA Tahun 2019.

“Ada beberapa langkah yang sudah dilaksanakan antara lain, melaksanakan ATM beras gratis di daerah-daerah masyarakat miskin, meningkatkan program Desa Mandiri Pangan dan program-program lainnya,” ujarnya.

Ditambahkan Amir Hasbi, selain itu juga Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawab Barat juga melaksanakan Sosialisasi kepada seluruh bupati/walikota sehingga memahami kondisi daerah-daerah yang rentan rawan pangan.

“Strategi lain yang dilaksanakan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jabar yaitu melakukan pendekatan dan sosialisasi kepada seluruh pimpinan daerah (bupati dan walikota) se-Provinasi Jabar, karena pimpinan daerah selaku pengambil kebijakan dan keputusan harus dan wajib memahami kondisi daerah-daerah yang rentan rawan pangan sehingga bisa lebih cepat dalam penangannya di daerah-daerah tersebut,” pungkasnya. (Rizal)

 267 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *