Warga Galesong Bersatu, Siap Usir Jika ada Aktivitas Tambang

Makasar, JAPOS.CO – Warga Galesong bersatu dan siap usir penambang jika ada yang beraktivitas disekitar pesisir Laut Galesong. Hal tersebut diungkapkan Sekjen LSM PEKAN 21, Amir Kadir, Kamis (21/11) usai berkunjung dikediaman Kepala Desa Popo’ Mustang Tata Galesong Selatan Kabupaten Takalar Propinsi Sulawesi Selatan.

“Saya siap mmembantu warga jika para penambang tersebut tetap ngotot untuk menambang dengan cara upaya langkah hukum yang berlaku. Dan saya akan melaporkan PT Boskalis ke pihak berwajib jika tetap menambang di Galesong Takalar, karena PT Boskalis adalah salah satu perusahaan Besar dari luar Sulawesi yang mencari peruntungan di kota Makassar. Perusahaan ini yang dipercaya oleh PT Pelidno untuk melaksanakan proyek penimbunan sekitar pesisir laut Makassar dengan anggaran yang tidak kecil yaitu triliunan Rupiah, ” jelasnya.

Amir Kadir menambahkan PT Boskalis memprediksi sulit untuk mendapatkan izin Tambang sehingga perusahaan ini melakukan kontrak kerjasama dengan perusahaan setempat yaitu PT Global Phinisi, PT.Pandawa dan PT Waragonda. Sementara ketiga Perusahaan tersebut dari hasil kajian Dokumen Lingkungannya sudah ditolak oleh DLHD (Dinas Lingkungan Hidup Daerah)Propinsi Sulawesi Selatan.

Masih kata Amir, selain ketiga PT diatas ada juga PT Gasing, PT Yasmin dan PT Mineraltama terkena aturan perda No.2 tahun 2019 tentang daerah Pesisir dan pulau-pulau kecil oleh sebab itu Dinas Kelautan dan Perikanan melarang keras untuk diterbitkan izinnya ketiga perusahaan ini.

“PT Boskalis janganlah menambang didaerah sana apa lagi ingin mencoba mempengaruhi apa yang telah diputuskan oleh Gubernur Nurdin Abdullah yang dengan tegas melarang ada aktivitas tambang di daerah Laut Pesisir Pantai Galesong Kabupaten Takalar, saya berharap agar Pak Gubernur tidak memihak kepada pengusaha,Menurut Amir pak Gubernur perlu tahu bahwa rata-rata perusahaan diatas adalah milik kroni pejabat teras Propinsi, “pungkasnya.(Kim)

135 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *