Diduga Banyak Hiburan Malam Di Rantauprapat Tidak Memiliki Izin, Dan Menjadi Tempat Peredaran Narkoba

Korban DS (23) Diduga Meninggal Dunia Karena Over Dosis

Labuhanbatu, JAPOS.CO

Tempat hiburan malam di Rantauprapat Kabupaten Labuhanbatu bertumbuh dengan subur, bahkan, disinyalir tidak mengantongi izin dari pemerintah setempat dan hal ini sangat meresahkan masyarakat Labuhanbatu.

Hasil pantauan wartawan beberapa tempat hiburan malam ini berkedok sebagai tempat karoke tetapi menyediakan minuman keras bahkan kerap dijadikan diduga menjadi tempat transaksi narkoba.

Masyarakat Labuhanbatu berharap agar pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dan Polres Labuhanbatu dapat segera menertibkan tempat – tempat hiburan yang tidak memiliki ijin dan dianggap sangat merugikan masyarakat dan dapat merusak generasi muda atas dugaan menjadi tempat peredaran narkoba.

Informasi yang didapat awak media ini, beberapa waktu lalu, di salah satu tempat hiburan malam ditemukan salah seorang pemuda tewas diduga sedang aysik di ruangan KTV.

Menurut keterangan Pemerhati Generasi Muda Kabupaten Labuhanbatu, Budi, peristiwa itu terjadi Kamis (31/10/2019) pagi dini hari lalu sekira pukul 03.00 WIB dan dikabarkan salah seorag pengunjug meninggal dunia diduga overdosis di KTV MD atau Batman di Jalan Baru Adam Malik, Kelurahan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara.

Korban D (23), diketahui warga silangkitang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan Sumatera Utara.

Budi menjelaskan, korban sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun, sesampainya di Ruang UGD , korban dinyatakan dokter sudah tidak bernyawa dan kemungkinan kuat sudah meninggal di tempat hiburan (KTV) atau diperjalanan.

“Kami sudah cek di RSUD Rantauprapat, korban sampai di sana sudah tidak bernyawa,” jelas Budi.

“Kami minta kepada Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, dan aparat kepolisian dari Polres Labuhanbatu, agar menertibkan izin hiburan malam di Rantauprapat,” harapnya.

Kasat Intel Polres Labuhanbatu, AKP Fadlun Al Fitri, ketika dikonfirmasi awak media ini, melalui pesan WhatsApp, Kamis (14/11/2019) terkait adanya informasi tersebut, Kasat Intelkam belum memberikan penjelasan sampai berita ini dimuat.(At)

 630 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *