Jelang Vonis, Kuasa Hukum Pelapor: Hukum Harus Ditegakan Saatnya Majelis Hakim Memberikan Keadilan

Jakarta, JAPOS.CO – Jelang vonis dan menanggapi duplik terhadap replik Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam kasus pemalsuan surat dengan terdakwa Rawi Sangker di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Pelapor melalui kuasa hukum, Edi Wilson Iskandar berharap majelis hakim dapat mengukum terdakwa sesuai perbuatannya.

“Hukum harus ditegakan. Ahli waris tanahnya dikuasai tanpa pembebasan lahan. sekarang saatnya majelis hakim memberikan keadilan untuk rakyat sesuai fakta fakta persidangan” ujar Edy  saat dihubungi awak media, Selasa (12/11).

Sebelumnya Madrais selaku pelapor yang lahannya dicaplok meminta agar terdakwa Rawi Sangker di vonis 5 tahun. Hal tersebut dinilai setimpal  perbuatanya yg telah mencaplok tanah warga lainnya.

Sementara dalam Duplik yang dibacakan kuasa hukum Rawi Sangker pada sidang siang tadi (12/11) mengatakan fakta-fakta hukum (rechtsfeiten) secara yuridis tidak dapat dikesampingan oleh alasan apa pun karena fakta-fakta yuridis tersebut sampai kapan pun tidak akan pernah berubah.

Oleh karena itu, argumentasi-argumentasi yang dikemukakan oleh Jaksa Penuntut Umum tidak memiliki landasan yundus yang memadai dan karenanya, argumentasi yuridis tersebut yang menyatakan haruslah ditolak.

Sebagai informasi dalam kasus ini, terdakwa Rawi Sangker didakwa pasal 266 ayat 1 subsidair pasal 266 ayat 2 lebih subsidair 263 ayat 1 lebih lebih subsidair 266 ayat 2 atau pasal 385 ayat 1 KUHP dengan ancaman pidana diatas 4 tahun penjara.(Red)

 297 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *