Kades Bandaran Winongan Enggan Direkam Ketika Dikonfirmasi

Pasuruan, JAPOS.CO – Setelah diberitakan terkait adanya dugaan mark-up dalam proyek pengurugan jalan di Desa Bandaran Kecamatan Winongan, Kepala Desa Bandaran, Tohari tidak bisa ditemui.

Setelah mencoba beberapa kali untuk mengkonfirmasi, akhirnya Tohari selaku memberikan keterangan secara langsung, “Saya tidak mau bicara mas kalau direkam, kalau urusan tanah urug itu saya pasrahkan pada Faruk, biarlah LSM mau bicara apa. Mereka tidak tau kalau keadaan di tempat itu dalam posisi banjir bagaimana. Biarlah Tuhan yang membalas semua ini,”ungkapnya di Komplek Perkantoran Raci, Senin (11/11).

“Biarlah koran dan berita disebar, saya tidak peduli dan biar Allah yang balas. Yang jelas saya sudah koordinasi dengan pihak kecamatan, polsek dan koramil,” tandasnya.

Sementara itu, penggiat LSM Sumarsono mengatakan bahwa menemukan beberapa kejanggalan dalam pengerjaan pengurugan tanah di desa bandaran tetap akan melaporkan hal ini ke pihak berwajib.

“Kita tidak menuduh tapi biarlah nanti di periksa secara seksama oleh pihak berwajib mas, untuk data saya siapkan dan siap meluncur mas. Tapi saat ini masih musim Pilkades jadi kita tunggu sampai Pilkades selesai baru laporan kita layangkan. Bahkan saya menduga ada keterkaitan pihak kecamatan dalam hal ini dan semua pasti terungkap jika sudah dilakukan penyelidikan yang berwenang,” tandasnya. (Sp)

 409 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *