Turnamen H.Irwan Indra Di Lapangan Desa Sidorukun, Tanpa Koordinasi Dengan Pemerintahan Desa

Labuhanbatu, JAPOS.CO

Turnamen sepak bola perebutan piala H.Irwan Indra, Stp.MM yang dilaksanakan di Lapangan Sepak Bola Desa Sidorukun Kecamatan Pangkatan Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara yang dimulai tanggal 3 Nopember 2019 tanpa koordinasi dengan Pemerintahan Desa Sidorukun dan pihak Kepolisian.

Hal ini disampaikan oleh Plt.Kepala Desa dan BPD Desa Sirokun pada rapat mediasi antara panitia Sepak Bola perebutan piala H.Irwan Indra, Keluarga korban pemukulan dan keluarga pelaku yang di fasilitasi oleh Pemerintahan Desa Sidorukun di Ruang Rapat Kantor Desa Sidorukun, Rabu (6/11/2019).

Plt.Kepala Desa Sidorukun Selamat menyampaikan benar ada keributan pada turnamen sepak bola kemarin Selasa (5/11/2019) di Lapangan bola Desa Sidorukun antara pemain dan mengakibatkan Ramadhani (18) mengalami luka yang cukup serius di bagian mulut sebelah bawah, pelipis dan badan Biram dan telah dibawa ke Puskesmas Desa Sidorukun.

Plt.Kepala Desa juga menyampaikan bahwa pihak panitia turnamen perebutan piala H.Irwan Indra, Stp.MM tidak ada menyampaikan surat permohonan untuk penggunaan lapangan ke kantor Pemerintahan Desa Sidorukun, jelas Selamat.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua BPD Desa Sidorukun Sudarmanto bahwa membenarkan ada keributan peserta turnamen sepak bola piala H.Irwan Indra, Stp.MM di Lapangan Sidorukun dan hari ini Rabu (6/11/2019) kita melaksanakan rapat mediasi dengan panitia, keluarga korban dan keluarga pelaku, jelas Darmanto.

Darmanto menambahkan pihak panitia yang di koordinir oleh Eka Panca Surya alias Yayak sampai pada saat ini belum ada menyampaikan surat permohonan penggunaan lapangan ke Pemerintahan Desa Sidorukun, tegas Ketua BPD Sidorukun.

Koordinator pelaksanaan turnamen Sepak Bola Eka Panca Surya alias Yayak menyampaikan kami panitia telah memohon ijin keramaian pelaksanaan turnamen sepak bola di Lapangan Desa Sidorukun ke Polsek Bilah Hilir, jelas Yayak.

Yayak juga menambahkan hari ini kita memohon ke Pemerintahan Desa agar dapat memediasi kita dengan keluarga korban dan pelaku agar dapat menempuh jalur perdanaian, jelas Koordinator Panitia.

Kapolsek Bilah Hilir Iptu.Krisnat Indarto saat dihubungi melalui telepon selulernya Rabu (6/11/2019) menyampaikan saya belum tahu ada turnamen Sepak Bola di Desa Sidorukun dan ada keributan yang mengakibatkan ada korban pemukulan, nanti saya cek dulu ke Kapol Pos Pangkatan, jelas Kapaolsek Bilah Hilir.

Wakil Ketua DPC LSM Penjara (Pemantau Kinerja Aparatur Negara) Vanhoten Sitorus menyampaikan keributan ini menjadi pembelajaran bagi Panitia dan penyelenggara turnamen sepak bola di Desa Sidorukun supaya sebelum melaksanakan turnamen diharapkan terlebih dahulu melaksanakan koordinasi dengan pihak pemerintahan Desa dan pihak Kepolisian yang diharapkan ikut menjaga dan mengawal jalannya kegiatan.

Penyelenggara dan Panitia harus bertanggungjawab atas kejadian ini, sampai dimana tanggung jawab panitia dan penyelenggara kalau ada kejadian seperti ini, yang jelas panitia tidak mempersiapkan pengamanan untuk mengantisipasi hal – hal yang tidak diinginkan, jelas wakil Ketua DPC LSM Penjara.(At)

 635 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *