Proyek Triliunan, PT Boskalis Pengaruhi Putusan Gubernur

Takalar, JAPOS.CO – Warga Takalar terkhusus yang bermukim sekitar pesisir Pantai Galesong tak henti-hentinya diganggu oleh pengusaha kelas kakap yang hanya ingin meraup keuntungan pribadi. Contohnya seperti PT Boskalis yang mencoba mempengaruhi keputusan Gubernur Sul- Sel  Nurdin  Abdullah yang melarang  perusahaan  untuk melakukan aktivitas  tambang  di  wilayah  Laut pesisir  Pantai Galesong Kabupaten Takalar Provinsi Sulawesi Selatan.

Tapi  PT Boskalis diduga kuat akan melakukan segala cara agar apa yang pernah diputuskan oleh gubernur ditarik kembali agar para pengusaha tersebut bisa melakukan penambangan. Hal ini ditenggarai karena adanya proyek yang bernilai pantastis, sampai triliunan rupiah.

PT Bosakalis adalah salah satu perusahaan besar dari luar Sulawesi yang mencari peruntungan di Kota Makassar. Perusahaan ini yang dipercaya oleh PT Pelindo untuk melaksanakan penimbunan pesisir pantai di daerah Tanjung Bunga.

Diketahui PT Bosakalis susah untuk mendapatkan izin tambang maka perusahaan ini melakukan kontrak kerjasama dengan perusahaan setempat. Kuat dugaan ada upaya pemaksaan agar PT Global Phinisi, PT Pandawa dan PT Waragonda untuk mendapatkan ijin tambang di laut pesisir Pantai Galesong. Sementara ketiga PT tersebut dari hasil kajian lingkungannya sudah ditolak oleh DLHD (Dinas Lingkungan Hidup Daerah) Provinsi Sulawesi Selatan.

Selain ketiga PT diatas, ada juga PT Gasing, PT Yasmin dan PT Mineraltama terkena aturan Perda No 2 tahun 2019 tentang daerah Pesisir dan pulau-pulaukecil ini. Oleh sebab itu, Dinas Kelautan dan Perikanan melarang keras untuk  menerbitkan izin ketiga perusahaan ini.

Menurut Sekjen Lsm Pekan 21 Amir Kadir mengatakan bahwa PT Boskalis jangan coba-coba bermain api, jika tak ingin terbakar maka hentikan permainan busuk yang ingin lakukan. Apa lagi ingin mencoba mempengaruhi apa yang telah diputuskan oleh Gubernur Nurdin Abdullah yang dengan terang dan tegas melarang ada aktivitas tambang di daerah Laut Pesisir Pantai Galesong KabupatenTakalar.

“Saya masih yakin sama bapak Gubernur Prof. Nurdin Abdullah, beliu tidak akan terpengaruh dengan iming-iming, akan tetapi jika para pengusaha itu diberikan izin untuk menambang, kuat  dugaan  saya  pak  Gubernur  ada  upeti  dari pengusaha tersebut ,”      tutur Amir.

“Saya  berharap  agar Pak  Gubernur  tidak  memihak  kepada  pengusaha, memang nilai proyek triliunan, jadi wajar jika para pejabat selama ini tergila-gila dengan uang yang akan mengalir ke pundi-pundi para  oknum  pejabat  tersebut. Dan  berharap kepada  anti  rasuah  yaitu  KPK  agar memantau  gerak    gerik  dari  pengusaha   ini  agar tidak  semena-mena  mengorbankan  rakyat  kecil,” pungkas Amir Kadir.(Kim)

 733 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *