Wujudkan Visi dan Misi Walikota, Dinkes Manado Evaluasi Kerja dan Terapkan Pengobatan ke Rumah-Rumah

Manado, JAPOS.CO – Dalam rangka mewujudkan 120 ribu Kepala Keluarga (KK) untuk masuk dalam data program Indonesia sehat, Dinkes Manado lakukan evaluasi program PIS-PK dan BOK di Ouditorium Bapelkes Kota Manado, Kamis (24/10).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado, dr Ivan Sumenda Marten, MM dan dihadiri dr  jimmy Lalita Magister Kesehatan, dr Liny Tambayong, panitia pelaksana evaluasi kegiatan, Kepala Puskesmas, Kepala Bapelkes Kota Manado dan para undangan yang hadir.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado, dr Ivan Sumenda Marten menyampaikan program ksehatan keluarga ini merupakan program sangat strategis dalam rangka mewujudkan visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota Manado.

“Untuk mewujutkan kualitas derajat kesehatan masyarakat, kita dituntut untuk bekerja turun langsung dari rumah ke rumah melakukan pelayanan kesehatan tersebu, ” tuturnya.

“Kami melakukan pelayanan kesehatan dari rumah ke rumah, pendataan, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara perorangan, pribadi juga langsung dengan kesehatan lingkungan itu di periksa, kesehatan perorangan semua diperiksa, Apakah mereka ada gangguan emosional, dan Apakah sistem pembuangan limbah rumah tangga itu sudah sesuai dengan perilaku hidup bersih dan sehat, ” terang Ivan.

Dijelaskan Ivan, jika pihaknya sukses dalam kegiatan ini, dengan maksut mencari terget 120.000 Kepala Keluarga khususnya warga Kota Manado, jika itu sudah terlayani, artinya sudah terpenuhi, nantinya itu akan di kombain dengan aplikasi panada total analisis data berbasis kota.

“Hari kemarin Walikota Manado telah menerima Penghargaan Award 2019 dengan kategori Inovation on portal aplikadi (PANADA) penghargaan tersebut suda Masuk dalam 45 kegiatan inovatif, dan kami akan kembangkan itu sehingga ketika klik aplikasi kesehatan itu petanya dimana, sehingga profil keluarganya, sampai profil kesehatan dengan mudah di akses demi mewujutkan kesehatan setinggi-tingginya, ” lanjutnya.

“Kita akan lakukan konseling advokasi bagi mereka, bahwa pentingnya menjaga kesehatan dan pentingnya mengikuti asuransi kan diri kita sendiri, kesehatan kita supaya ke depan ketika kita sakit sudah bisa mempergunakan asuransi itu tidak berdampak pada ekonomi, ” ungkapnya.

Lebih lanjut, jadi ke depan dengan pelayanan kesehatan dari rumah ke rumah dengan peningkatan JKN BPJS yang baik masyarakat sudah tahu pentingnya asuransi.

“Kita berharap kedepan pendapatan perkapita Kota Manado akan lebih meningkat, dengan pelayanan kesehatan, liwat aplikadi call 112 katanya proses lengkap, dan untuk tahun ini kami telah berupaya untuk adskan 2 mobil ambulance dan akan di operasikan,” terang Ivan.

Hadir juga pemberi materi Kepala Dinas Kominfo Kota Manado, Erwin Kontul, SH. Setelah memberikan materi terkait dengan palayanan informasih, ia berharap Pemerintah Kota Manado dalam hal ini Dinkes Manado secepatnya memberikan mobil ambulance untuk palayanan masyarakat ketika ada yang membutuhkanya “emergenci”.

Sedangkan Kabit Kesehatan Dinkes Manado, Jimmy Lalita Magister Kesehatan, mengatakan rincian seluruh team di 15 Puskesmas di Kota Manado sudah melakukan pendataan sejak awal tahun ini, namun ada saja halangan tetapi tetap terus berusaha dan masih ada beberapa Puskesmas yang pendataannya sangat lambat.(Butje)

 

 

 

 439 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *