Korlantas Polri Tengah Mengkaji STNK Elektronik

Jakarta, JAPOS.CO – Korlantas Polri kini tengah mengkaji surat tanda nomor kendaraan (STNK) elektronik. Sebelumnya STNK  berupa keretas nanti berbentuk kartu elektronik.

Wacana pembuatan STNK elektronik ini telah dipaparkan dalam focus group discussion (FGD) yang dihadiri oleh pihak Polri, Bappeda, Kemendag, Kemenkeu, Jasa Raharja, hingga asosiasi industri otomotif Gaikindo di Hotel Borobudur, Kamis (31/10).

“STNK elektronik ini merupakan upaya modernisasi dalam hal pencatatan dan penyimpanan data, khususnya data-data kendaraan, sehingga tidak lagi dalam bentuk kertas,” jelas Direktur Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor Korlantas Polri Brigjen Halim Pagarra seperti dilansir detikcom, Sabtu (2/11).

Adapun STNK elektronik ini nantinya akan berbentuk seperti kartu elektronik, sama halnya dengan Smart SIM, yang sudah di-launching pada September 2019. STNK elektronik ini memiliki kelebihan, salah satu keutamannya yang menonjol adalah terdapat chip pada kartu STNK tersebut.

“Banyak kelebihannya, mudah-mudahan bisa dianggarkan pada 2020 nanti sehingga nanti bisa kita launching pada 2021,” lanjutnya

“Semua menyetujui dan merespons dengan baik terkait program ini,” ucapnya.

Halim menyinggung beberapa kelemahan pada STNK yang digunakan saat ini. Salah satunya materialnya yang tidak tahan air.

“Kemudian pencatatan dan penyimpanan data masih dilaksanakan secara manual sehingga membutuhkan waktu lama,” tuturnya.

Selain itu, STNK dalam bentuk lembaran surat panjang sangat rentan hilang dan mudah rusak.

“Dan juga rentan dipalsukan,” tutupnya.(**)

 

 476 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *