Wartawan dan Anggota LSM Dibunuh Di Perkebunan KSU Amelia Panai Hilir

Labuhanbatu, JAPOS.CO – Warga Sei Berombang dihebohkan dengan penemuan mayat diparit perkebunan PT SAB / KSU Amelia tepatnya di Dusun VI desa Wonosari Kecamatan Panai Hilir Labuhanbatu Sumatera Utara, Rabu (30/10/2019) sekitar pukul 18:00 WIB petang.

Korban diketahui bernama Marsden Sianipar (55) Alamat Jln Gajah Mada Rantau Prapat Kabupaten Labuhan Batu adalah wartawan.

Maraden Sianipar diduga kuat korban pembunuhan, karena sekujur tubuh korban penuh dengan luka akibat benda tajam.

Menurut informasi dua orang teman korban melapor kekantor Kepolisian Sektor Panai Hilir lantaran merasa ada yang aneh alias putus kontak telepon selama satu harian dengan korban.

“Ia bang, kami merasa aneh, kereta (Red. Sepeda motor) pak Burhan dipakai korban dan tak kunjung dikembalikan dan telepon pak Sanjai pun tidak aktif sementara telpon MS aktif tapi tidak diangkat, akhirnya saya dan pak Burhan melapor ke kantor Kepolisian Sektor Panai Hilir, “jelas teman korban BN, warga Sei Sialai, Desa Wonosari.

“Mula nya kami berempat berniat rencana masuk ke dalam perkebunan PT SAB/KSU Amelia, setibanya ditengah jalan kami berdua dengan pak Burhan mampir disalah satu warung di Desa Wonosari. Namun korban mengatakan agar masuk berdua saja dengan Sanjai, ” terangnya.

“Saya sempat melarang beliau, lantaran takut terjadi hal buruk, sebab hari senin lalu saya melihat tiga orang lelaki membawa sajam diduga penjaga palang keluar masuk perkebunan, namun korban tak peduli lalu ia meninggalkan kami berdua diwarung kopi tersebut, ” lanjut BN.

“Korban bersama pak sanjai masuk kedalam areal perkebunan yang saya ingat pada hari itu seputaran pukul 13.00 WIB, dan hingga pukul 15.00 WIB saya dan pak Burhan masih berkomunikasi lewat telpon dengan korban, melalui HP pak Burhan, tetapi setelah pukul, 15.30 WIB saya hubungi kembali lewat telpon, anehnya masuk tapi tidak diangkat, ” ungkapnya.

Menurut BN,  korban hingga malam HP mereka masih aktif, namun tak kunjung diangkat hingga esok hari melaporkan ke pihak Kepolisian sektor Panai Hilir.

“Setelah melaporkan Ke Polsek Panai Hilir , saya bersama pak Burhan dan personil Polsek Panai Hilir melakukan pencarian di areal perkebunan PT.SAB/ KSU Amelia sekitar pukul 18.00 WIB korban Maraden Sianipar ditemukan tewas berada di dalam parit diareal belakang mess perkebunan tersebut dan kami sangat terkejut karena tangan, badan dan kepala MS penuh luka bacokkan dan bagian perut pun terdapat luka tusukan, ” tuturnya.

Saat dihubungi melalui telepon seluler Kapolsek Panai Hilir, AKP Budiarto membenarkan peristiwa tersebut.

“Ya benar ada korban diduga dibunuh dengan menggunakan senjata tajam, luka korban cukup parah, kita menemukannya diparit perkebunan KSU Amelia dan masih dalam penyelidikan, kita terus berupaya secepat nya pelaku dapat segera tertangkap, ” tegas AKP Budiarto.

Sementara menurut informasi dari masyarakat Sei Berombang, JK menyampaikan sekitar pukul 08.30 WIB Kamis (31/10/2019) teman Maraden Sianipar yakni Martua Parasian Siregar (42) alias Sanjai juga telah ditemukan dalam kondisi meninggal di dalam parit bekoan Kebun KSU Amelia beserta satu unit Sepeda motor yang tidak jauh dari posisi Korban Mareden Sianipar.

“Maratua Parasian Siregar alias  Sanjai adalah warga Dusun IV Desa Wonosari Kecamatan Panai Hilir Kabupaten Labuhanbatu yang merupakan mantan karyawan di Perkebunan KSU Amelia dan juga sebagai aktifis LSM, ” pungkas JK.(At)

 1,405 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *