Saksi Rawi Sangker, Hanya Bilang Gak Tahu dan Gak Dengar

Jakarta, JAPOS.CO – Pengadilan Negeri Jakarta Timur kembali menggelar sidang terdakwa Rawi Sangker atas kasus pemalsuan surat dengan agenda pemeriksaan saksi, Senin (28/10).

Saksi meringankan yang dihadirkan kuasa hukum terdakwa yakni Timan Setia selaku mantan RW Kelurahan Rawa Teratai yang menjabat dari tahun 2007-2011.

Saksi Timan menjelaskan dihadapan Majelis Hakim, Antonius Simbolon bahwa pada saat itu Kecamatan Pulo Gadung mengalami pemekaran.

“Ya, dulu ada pemekaran menjadi dua, sekarang Kecamatan Cakung dan Kecamatan Pulo Gadung, ” terangnya.

Timan mengaku tidak tahu tanah yang dikuasai PT Taruma Indah dan tidak pernah mendengar atas nama djimun dan Madrais.

“Gak tahu PT Taruma Indah cuma pernah dengar tapi gak tahu dibidang apa, ” jelasnya di hadapan Majelis Hakim.

Menurut Timan, tidak pernah mendengar pembebasan lahan tanah oleh PT Taruma Indah dan tidak kenal dengan Midrais yang sedang bersengketa.

“Gak tahu djimun, dan gak kenal Madrais, ” lanjutnya.

Namun pada saat Majelis mempertanyakan apakah saksi pernah mendengar jalan rawa kepiting, saksi Timan menyampaikan ada.

“Ada jalan rawa kepiting, tapi kalau dulu gak ada, ” ungkapnya.

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU), Tri Pratekta tidak memberikan pertanyaan kepada saksi.

Sebagai penutup, kuasa hukum terdakwa menyampaikan kepada Majelis Hakim akan meghadirkan kembali satu orang saksi.

Sidang dilanjutkan kembali pada Kamis, (30/10) dengan agenda keterangan saksi meringankan.(Red)

 427 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *