Polres Ketapang, Satu Hari Ungkap Empat Pelaku Narkoba

Ketapang, JAPOS.CO – Penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat semakin marak. Hal itu dibuktikan banyaknya kasus narkoba yang diungkap oleh jajaran Mapolres Ketapang hingga saat ini.

Meskipun penangkapan sering dilakukan, pengguna dan pengedar barang haram itu tak pernah kapok alias jera. Ancaman  hukuman mati dan penjara yang tertuang dalam UU Narkoba seakan tak diindahkan. Bukan itu saja, dalam penangkapan tak jarang mereka yang melawan dan mencoba melarikan diri harus dilumpuhkan dengan timah panas.

Polres ketapang melalui Kasat Narkoba AKP Anggiat Sihombing mengatakan bahwa kemaren tanggal 23 Oktober 2019 atau dalam satu hari jajaran Polres Ketapang telah menggungkap empat kasus narkoba dengan mengamankan empat orang tersangka.

Keempat pelaku tesebut merupakan orang dewasa dan ditangkap di tempat berbeda. Mereka memiliki barang bukti sabu dan setelah dilakukan tes urine, keempat orang  itu dinyatakan positif pengguna narkoba. “Sekarang Polres Ketapang masih melakukan pendalaman dan pengembangan,” katanya.

Meskipun demikian dan untuk sebuah pemberitaan di media masa Sihombing menjelaskan initial dan sedikit kronologis tentang penangkapan. Keempat tersangka tersebut adalah masing-masing IW, A, MO dan Ir.

IW dan A diitangkap di sebuah rumah jalan Pak Nibung Ketapang, sekitar pukul 17.00 wiba. Polisi mengamankan mereka pada rumah yang sama  namun lain kamar. Di dalam kamar IW ditemukan bukti sabu seberat 1,20 gram dan di kamar A ditemukan sabu sebanyak 1,22 gram.

Sedangkan tersangka MO ditangkap di salah satu kamar penginapan City, Benua Kayong Ketapang. Di sana, semulanya Polres Ketapang mengamankan empat orang namun setelah diproses tiga dari empat orang dilepaskan, karena tidak terbukti. Pada penangkapan itu, telah ditemukan barang bukti sabu yang pada waktu itu posisinya berada di atas meja.

Sementara tersangka Ir ditangkap di jembatan pawan 5. Pada saat penangkapans Ir, pihak polisi sempat kejar-kejaran dengan tersangka. Setelah melakukan tembakan peringatan satu kali, akhirnya tersangka berhenti dan menyerahkan diri tanpa perlawanan. Ir ditangkap sekitar pukul 20.10 wiba beserta barang bukti sabu.

“Sekali lagi saya mohon maaf, belum dapat memberikan keterangan secara lengkap karena masih melakukan pendalaman. Keterangan terinci akan kami reliskan setelah melakukan pemeriksaan,” paparnya, Kamis (24/10).

Dalam kesempatan itu Kasat Sihombing  mencoba menjelasakan tekait  ada  tanggapan miring masyarakat terhadap polisi, tentang pengungkapan kasus narkoba.  Dimana masyarakat menilai dan bertanya kenapa narkoba yang terungkap hanya yang kecil-kecil atau  sebatas pemakai dan kurir saja, sedangkan  bandar  besar atau utama selalu luput.

Belum terungkapnya kasus besar menurutnya dikarenakan  jaringan narkoba itu sangat terorganisir. Dalam penyaluran para pelaku narkoba sering menggunakan kata sandi,  yang dimengerti oleh  mereka, sedangkan pihak lain tidak.

Hal sederhana dicontohkan juga, seperti pada saat polisi menggali asal usul narkoba. Tak jarang  tersangka tidak mau melibatkan pihak lain. Tersangka tidak  memberi keterangan dari mana dan untuk siapa narkoba tersebut. “Meskipun demikian. Polres Ketapang  akan bekerja keras dan tetap komitmen dalam memberantas barang haram ini,” tambahnya.

Enam Orang Diduga Terlibat Narkoba Dilepaskan

Seperti diberitakan oleh media masa beberapa waktu lalu, Polisi Sektor (Polsek) Kecamatan sandai telah  menangkap sembilan orang yang diduga telibat narkoba. Kesembilan orang tersebut ditangkap di dua tempat  berbeda. Mereka masing-masing berinitial HP, SL, KS, AA, JH, LS, CJK, KN DAN SU

Polres Ketapang melalui Kasat Narkoba AKP Anggiat Sihombing menerangkan, setelah melakukan penyelidikan dan pendalaman, enam dari sembilan orang yang ditangkap wilayah hukum Polsek Sandai yang  diduga terlibat narkoba dilepaskan, karena tidak cukup bukti.

“Polres Ketapang menetapkan tiga tersangka, yang lainya dilepaskan karena tidak terbukti,” katanya.

 

Kapolres Pindah

Dihari hari  akhir masa tugasnya, AKBP Yuri Nurhidayat ketika diminta tanggapan tentang penangkapan pelaku narkoba, melalui WA dengan singkat menuliskan, “Polisi tidak akan menyerah dan akan tetap berantas para pengedar dan pelaku penyalahgunaan narkoba.

Yuri dikabarkan akan pindah  dan mendapat promosi jabatan baru di Polda Maluku Utara. Sedangkan Kapolres Ketapang akan diisi oleh  AKBP R. Siswo Handoyo, S.I.K, yang sebelumnya  menjabat Kapolres Kapuas Hulu Polda Kalbar. (TM/Har)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 4,240 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *