Kalah Pada Sidang Prapradilan, Dua Tersangka Langsung Ditangkap Unit Resum Polres Labuhanbatu

Labuhanbatu, JAPOS.CO

Unit Resum Polres Labuhanbatu yang dipimpin oleh Ipda Gunawan Sinurat, SH.MH berhasil menangkap 2 (dua) orang tersangka pelaku pencemaran nama baik dengan kebohonhan di Pintu Gerbang Pengadilan Negeri Rantauprapat di Jl. SM. Raja Kelurahan Ujung bandar Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhan Batu Sumatera Utara Selasa(22/10/2019).

Kedua tersangka adalah HT (40 ) dan CS (40) warga Dusun Kampung Pelita, Desa Selat Besar, Kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhan Batu ditangkap di Gerbang Pengadilan Negeri Rantauprapat setelah hakim pengadilan Negeri Rantauprapat menolak gugatan keduanya pada sidang Pra Peradilan yang diajukan HT dan CS yang menggugat Kepolisian atas penetapan setatus tersangka atas tindak pidana pencemaran nama baik.

Menurut Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu melalui Kanit Resum Ipda Gunawan Sinurat, SH.MH menjelaskan awal terjadinya tindak pidana ini dimana sebelumnya kasus BEGU GANJANG yang mengacu kepada tindak pidana “Barang siapa dengan menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran dikalangan rakyat atau dengan sengaja merusak kehormatan atau nama baik seseorang dengan jalan menuduh dia melakukan sesuatu perbuatan dengan maksud nyata akan tersiarnya tuduhan .

Dalam rumusan pasal XIV ayat (1) dari UU No.1 tahun 1946 tentang peraturan Hukum pidana atau pasal 310 ayat (1) jo pasal 55 jo pasal 56 dari KUHP.
Kemudian tanggal 27 Juli 2019 korban Nelson Rajagukguk melakukan pelaporan untuk tuduhan yang dilontarkan tersangka kepadanya.

Menurut Ipda Gunawan Sinurat Tim Resum melakukan penangkapan terhadap HT (40) dan CS (40) berdasarkan laporan dari Korban Nelson Rahgukguk, dan berdasarkan laporan tersebut telah dilakukan pemeriksaan saksi-saksi, penyitaan barang bukti dan mekanisme tahapan gelar perkara maka Penyidik Unit Resum Sat Reskrim Polres Labuhan Batu menetapkan CS dan HT sebagai tersangka.

Kemudian dilakukan panggilan Penyidik sebanyak 3 (tiga) kali secara berturut-turut tidak hadir, yang ternyata karena sedang mengajukan prapid kepada Penyidik atas penetapan status mereka sebagai tersangka.
Namun setelah melalui proses persidangan, putusan hakim Pengadilan Negeri Rantauprapat adalah menolak gugatan para tersangka, jelas Ipda Gunawan.

Kedua tersangka dibawa ke Polres Labuhan Batu untuk proses penyidikan.(At)

 478 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *