Merasa Diterlantarkan, Sarinah Pasien PKM Panimbang Menangis

PANDEGLANG, JAPOS.CO – Sarnah warga masyarakat kampung Tarikolot Desa Mekarsari kecamatan Panimbang, salah satu Pasien Penderita Asma di PKM Panimbang menangis lantaran ditelantarkan oleh pihak PKM Panimbang. Dirinya mengaku selama tiga hari dirawat di PKM Panimbang tidak ada perkembangan dan seolah ditelantarkan oleh Dokter dan perawat di PKM Panimbang. Bukan hanya itu saja, Sarinah juga dipaksa suruh pulang padahal belum sembuh.

“ Saya dirawat disini sejak hari Sabtu, merasa ditelantarkan dan dicuekin disini pak, selama 3 hari saya dirawat disini tidak ada perkembangan hanya di Uap saja, padahal saya ingin diinfus. Udah ngomong beberapa kali tapi tidak didengar, malah dimarahi dan disuruh pulang sama dokter dan perawat di sini, mungkin karena saya orang miskin pake BPJS makanya tidak dilayani dengan baik” ujarnya kepada JAPOS.CO, Selasa (22/10)

Sarnah menambahkan, sebelumnya saya sudah menjelaskan bahwa saya pakai BPJS Klinik Alinda, tapi kata bagian administrasi bisa dirawat disini. Saya merasa ditelantarkan, dirumah sakit yang lain belum pernah saya diginiin, apa karena saya orang miskin pake BPJS , imbuhnya sambil meneteskan Air mata.

Sementara itu Iwa Sutisna selaku kepala perawat di PKM Panimbang membantah kalau Ada pasien yang ditlantarkan di PKM Panimbang “ Saya bantah itu, bukan ditelantarkan pak, ini hanya salah paham saja pihak PKM sudah berupaya untuk pelayanan yang optimal, untuk penanganan pasien kita serahkan ke Dokter bukan menuruti keinginan pasien, kalau kata Dokter tidak perlu diinfus ya tidak perlu, yang lebih tau Dokter bukan pasien. Terus  terkait pengakuan pasien belum sembuh disuruh pulang, itupun salah paham, bukanya suruh pulang melainkan disarankan untuk dirujuk ke RSUD khawatir ada komplikasi “ tukasnya.  ( Yan)

 

388 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share this product!