Setelah Pelantikan, Ini Tugas Pimpinan Dan Anggota DPRD Babel Yang Harus Segera Diselesaikan

Bangka Belitung, JAPOS.CO – Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sementara, Didit Srigusjaya mengatakan, masih banyak tugas yang sudah menanti dan harus segera diselesaikan oleh Para Pimpinan dan Anggota DPRD Babel setelah pelantikan besok, Rabu (16/10).

Disampaikan Didit, tugas pertama yang harus diselesaikan yakni Perda Zonasi atau RZWP3K karena, jika Perda tersebut tidak segera disahkan, maka dijelaskan Didit, akan mengganggu atau menghambat sektor pembangunan di Babel.

“Contohnya pusat juga sudah memberikan warning, tidak akan melakukan pembangunan di Bangka Barat melalui APBN hampir 90 Miliar, karena faktor Perda Zonasi itu,” kata Didit kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Selasa (15/10).

Tugas kedua yang harus segera diselesaikan, lanjut Didit, yakni meningkatkan pertumbuhan ekonomi Di Babel yang masih rendah, bahkan terendah se-Sumatera. “Kita kalah dengan Jambi dan Bengkulu,” ujarnya.

Permasalahan ini dijelaskan dia, bukan hanya tugas gubernur semata, melainkan tugas bersama yakni, para bupati, dan pimpinan sera anggota dewan baik di provinsi, maupun kabupaten, kota.

“Artinya orientasi tingkat daya beli masyarakat Bangka Belitung saat ini lemah, kita lihat harga timah juga mulai murah, harga karet, sawit dan harga lada apalagi,” jelasnya.

“Jadi apa yang harus masyarakat banggakan jika pemerintah daerah tidak mampu untuk mencari sebuah solusi dan terobosan sehingga mampu mendongkrak daya beli masyarakat, sehingga ekonomi kita meningkat,” timpalnya.

Kemudian, dikatakan Didit, tugas selanjutnya yang lebih penting yakni, menyelesaikan permasalahan Hutan Tanaman Industri (HTI) yang selama ini telah menjadi polemik yang berkepanjangan di masyarakat. “Ini permasalahan tidak pernah terselesaikan, karena tidak ada sebuah komitmen yang jelas,” ujarnya.

“Kemarin saya dengan gubernur sudah ketemu langsung dengan Sekjen Menteri Kehutanan, kita sampaikan bahwa penolakan HTI ini penolakan rakyat, karena HTI sangat mengganggu masa depan anak cucu masyarakat Bangka Belitung,” tandasnya.(Oby)

 

 234 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *