Polda Sulut Bersama BEM Gelar Diskusi Panel Merajut Kebersamaan Dalam Kebinekaan

Manado JAPOS.CO –  Dalam rangka memerangi Hoax dan ujaran kebencian Polda Sulut khususnya Direktur Reskrimsus bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) gelar diskusi panel merajut kebersamaan dalam kebinekaan stop hoax dan ujaran kebencian, Rabu (9/10) di Gedung Rektorat lantai 4 Unsrat Manado.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulut, Brigjen Pol Drs Alex Mandalika, bersama jajaran Polda, Polresta Manado, yang dihadiri, Wakil Rektor III Drs,TAM, Ronny Gosal, M SI. serta siswa dan mahasiswa, wartawan dan LSM, dengan para undangan yang ada. Kegiatan (diskusi) tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada seluruh masyarakat, seperti, apa,dan bagaimana hoax itu.

Dalam kesempatan ini Wakapolda mengajak seluruh elemen, warga dan adik-adik siswa maupun mahasiswa. “Yang diutamakan jangan mudah terpengaruh dan terprovokasi dengan berita hoax, (berita bohong),” imbaunya.

Diskusi panel merajut kebersamaan dalan kebinekaan stop hoax dan ujaran kebencian, menghadirkan 4 Panelis, yaitu : Jhon Frits Gerald, dari Kominfo Provinsi Sulut, Akademisi Unsrat ,Yaulie Rindengan, dan Akademisi Unsrat, dr,Max Rembang,

Sedangkan Polda Sulut sebagai narasumber, Kombes Pol, Yandri Irsan,SH, SIK, MSI dalam diskusinya ia menghimbau semua elemen maupun siswa mahasiswa, warga masyarakat, memerangi hoax dan ujaran kebencian.

Menurutnya, Indonesia Negara keempat terbesar di dunia dalam penggunaan medsos khususnya fecebook, sedangkan tingkat kecepatan internet di indonesia peringkat 106 di dunia.

“Tujuannya mengajak publik untuk mempercayai yang salah menjadi benar, dengan penyebaran berita hoax, karena hal tersebut memiliki kepentingan pribadi untuk mencapai tujuan, ” ungkapnya.

Dalam mencegah hoax, Yandri pun mengajak untuk meningkatkan minat baca dan mencari informasi berita, yang digulirkan dengan berita yang berimbang dan benar.

“Jika ditemukan konten negatif atau hoax, itu harus di komentar bahwa berita itu bohong atau hoax, jangan dibiarkan, walaupun hanya singkat, berikan komentar bahwa itu tidak benar,” pesan Direktur Reskrimsus Polda Sulut, Kombes Pol Yandri Irsan. (Butje.L)

49 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share this product!