Dugaan Tindak Pidana Korporasi di PT Eva Pratama Indojaya, Diduga Melibatkan Oknum Disnaker Prov Jatim

Surabaya, JAPOS.CO – Dugaan Tindak pidana Korporasi di PT Eva Pratama Indojaya (EPI ) yang berdomisili di Driyorejo Gresik diduga melibatkan oknum PNS Disnaker Provinsi Jawa timur pada bidang pengawasan ketenaga kerjaan.

Indikasi keterlibatan oknum pengawas ketenagakerjaan tersebut dapat dilihat secara gamblang dari beberapa poin  pelanggaran atas  Undang-Undang No. 13 Tahun 2013 tentang kesejahteraan tenaga kerja dan melanggar Perma (Peraturan Mahkamah Agung ) No. 13 Tahun.

Adapun kriteria kesalahan korporasi yang dapat dikategorikan melakukan tindak pidana dengan uraian berbagai pelanggaran sebagai berikut:

  1. Korporasi memperoleh keuntungan atau manfaat dari tindak pidana tertentu atau tindak pidana tetsebut
  2. Korporasi membiarkan tindak pidana tersebut
  3. Korporasi tidak melakukan langkah- langkah pencegahan dan memastikan  kepatuhan pada ketentuan hukum yang berlaku guna menghindari terjadinya tindak pidana.

Sementara dugaan pelanggaran ketentuan perundangan yang dilakukan oleh PT EPI atau management yang diduga melakukan tindak pidana korporasi antara lain:

1. PT EPI tidak memberakan Hak sebagian besar karyawan untuk Cuti tahunan.

2. PT EPI memberikan upah dibawah UMK serta diduga kuat terjadi Diskriminasi UPH.

3. PT EPI tidak memberikan THR (tunjangan hari raya) kepada ratusan karyawanya.

Berdasarkan fakta-fakta tersebut diatas sangat jelas dapat dikategorikan PT EPI atau management  melakukan tindak pidana korporasi karena mendapat keuntungan atau manfaat atas pelanggaran hukum yang terjadi di perusahaan ini.

Nurkhosim, Sekjend LSM AMPK  yang menerima pengaduan dari beberapa orang pekerja di PT EPI saat  dikonfirmasi Japos.co di kantornya mengatakan mengaku diri sudah mengadukan dugaan tindak pidana korporasi ini pada Disnakertrans Propinsi Jawa Timur  pada 1 Juli 2019  namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut dari pengaduan tersebut, Sabtu (12/10).

“Bahkan dari interaksi yang saya lakukan dengan orang oknum Disnakertrans mereka berusaha mati-matian membela PT EPI dengan menghalalkan segala cara, jadi atas hal ini masyarakat berhak mempertanyakan profesionalisme dan objektifitas oknum PNS bidang pengawasan disnakertrans wilayah satu, ” pungkas Nurkhosim

Sementara manager Hrd(plt) Haris dari PT EPI  saat dimintai tanggapan terkait hal tersebut melalui telepon namun tidak memberikan tanggapan apapun, hal yang sama pengawas dari Disnakertrans  yakni Taman, SE Hendra Tyas Laksono ST, Maria Dwi Susanti, ST  saat dikonfirmasi melalui Telepon juga tidak merespon panggilan dari Japos.co.(ZEIN)

 

 1,942 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *