GBI ICC Buka Kelas Kom 100 Di Lapas Pekanbaru

Pekanbaru, JAPOS.CO – Pembinaan keagamaan di Lembaga Pemasyarakatan merupakan proses bantuan yang dapat diberikan kepada individu atau kelompok agar dalam kehidupan sehari-harinya senatiasa sejalan dengan ketentuan dari ajaran keagamaannya masing-masing. Kegiatan pembinaan kerohanian Kristen bagi warga binaan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran keagamaan dan menumbuhkan kesadaran dalam melaksanakan ajaran-ajaran agama khusus bagi warga binaan yang beragama Kristen dan meningkatkan pengetahuan serta untuk memantapkan kembali harga diri dan kepercayaan diri mereka sehingga dapat bersikap optimis di masa yang akan datang.

Kegiatan kerohanian seperti Ibadah dan belajar firman Tuhan  merupakan kegiatan rutin yang disukai oleh para warga binaan di Lapas Jl Kapling-Pekanbaru dan hampir setiap harinya ada kebaktian atau persekutuan yang dilayani oleh berbagai gereja.

Melalui Departemen KOM, Pimpinan GBI ICC Rayon 11, Ps Ricky N Tampubolon terus mendorong semangat anggotanya untuk dapat bekerjasama dengan pihak Lapas dalam membina kerohanian para binaan Lapas ini agar kehidupan kerohanian mereka dapat diubahkan menjadi jauh lebih baik dan semakin sungguh-sungguh di dalam Tuhan..

KOM 100 atau Kehidupan Orientasi Melayani Seri 100 adalah sebuah program dasar seri pengajaran firman Tuhan dalam Departemen Pengajaran di GBI ICC Pekanbaru. Dalam program KOM, jemaat binaan ini diajarkan mengenai dasar-dasar penting dari doktrin Kekristenan mulai dari soal dosa, pertobatan dan keselamatan, iman, sampai kedatangan Yesus yang kedua kali.

Program KOM 100 ini tidak saja mengajar firman Tuhan tetapi juga bagaimana mengaplikasikan firman Tuhan tersebut dalam kehidupan sehari-hari sehingga warga binaan diajarkan untuk semakin sungguh-sungguh dan takut akan Tuhan.

Ada sebanyak 34 orang warga binaan pemasyarakatan Lapas Pekanbaru, Jl Kapling yang beragama Nasrani mengikuti kegiatan KOM 100 di Lapas tersebut. Kegiatan ini berlangsung pada pukul 10.00 WIB hingga selesai tersebut yang merupakan kerjasama antara pihak Lapas Pekanbaru dan GBI ICC RY 11.

“Melalui program pelayanan misi, kami memberikan pengajaran KOM kepada warga binaan di Lapas ini menjadi orang percaya yang memiliki dasar kebenaran firman Tuhan yg kuat, bertobat dan mempunyai hati yg diubahkan Tuhan, mempunyai pengetahuan firman Tuhan yg baik serta sikap dan karakter yg terus diubahkan menjadi serupa dengan Kristus, ” ucap Kepala Departeman KOM GBI ICC Pekanbaru, Pdt Drs Anggiat Siregar, Kamis (03/10) yang lalu.

“Bagi kami merupakan suatu anugerah bisa melayani pengajaran Firman Tuhan melalui KOM 100 ini, jadi bukan sekedar Ibadah tapi belajar firman Tuhan. Dengan membaca, belajar Firman Tuhan dan mereka mengerti maka iman mereka akan bertumbuh,” tambahnya lagi.

“Kami disambut dengan baik dan gembira. Dengan sangat bersemangat mereka mengikuti pengajaran KOM ini. Dimana selama ini mereka hanya dilayani melalui ibadah-ibadah saja oleh utusan gereja-gereja lain. Melalui KOM ini kami rindu mereka bisa belajar dan mengerti Firman Tuhan, sehingga mereka bertumbuh dalam pengenalan akan Tuhan, ” tutupnya.(AH)

 

 

 

 1,022 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *