Proyek Puskesmas Sekernan Ilir Diduga Abaikan Bestek dan K3

Muaro Jambi, JAPOS.CO – Proyek pekerjaan rehabilitasi total Puskesmas Non Rawat Inap Sekernan ilir dari sumber dana APBN melalui Dinas Kesehatan Alokasi Dana khusus DAK 2019, menuai sorotan dari masyarakat Kecamatan Sekernan Ilir. Pasalnya pekerjaan tersebut diduga melanggar bestek dan mengabaikan keselamatan pekerja yakni tidak memiliki safety keselamatan kerja dan kesehatan kerja (K3). Hal tersebut disampaikan narasumber japos.co yang tidak mau namanya disebutkan.

ia juga menjelaskan bahwa di lokasi puskesmas tidak ada pembatas pagar seng untuk menjaga lingkungan disekitarnya. “Seharusnya perusahaan tersebut memperhatikan keselamatan kerja dan lingkungannya sesuai dengan Fermenakertrans Nomor 08/MEN/VII/2010 tentang alat pelindung diri keselamatan pekerja dan UU No 1/1970, UU No 23/1992 yang mengatur tentang perusahaan harus memiliki safety pengaman pekerja, apa lagi nilai pekerjaan itu diatas Rp. 1 miliar,” tegasnya. 

“Pekerjaan itu juga diduga melanggar bestek. Kedalaman cakar ayam tidak sesui, sambungan besi setiap sudut tidak dihack dan jarak cincin tidak memenuhi sarat standar pekerjaan dan sebagian besar timbunan memakai adukan semen dan bata bekas bongkaran bangunan,” tambahnya. 

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Yes Isman saat dikonfirmasi diruang kerjanya mengatakan bahwa perkerjaan itu sudah sesuai dengan aturannya (Bestek). Pihaknya juga sudah menegur dan memanggil pihak rekanan namun belum bersedia menemuinya dikarenakan sedang sibuk diluar kota. 

“Namun untuk perlengkapan safety dan alat pengaman K3, kami (Dinas Kesehatan) dalam Rencana Anggaran Belanja (RAB) tidak tercantum anggarannya. Pihak rekananlah yang mengadakannya sebagai pelaksana pekerjaan itu,” ungkapnya. 

Menurut narasumber, dari awal proses pekerjaan sampai sekarang sudah mencapai 70%, pihaknya selalu memantau pekerjaan itu. “Bila diperlukan saya siap memberikan keterangan kepada pihak yang berwenang,” tegasnya. 

Perlu diketahui, pekerjaan proyek Rehabilitasi Total PKM Sekernan ilir Kecamatan Sekernan Ilir dari dana DAK 2019 dikerjakan oleh pihak rekanan CV Zahra Almanar dengan nilai kontrak RP. 1.059.078.246. (Herlambang)

 772 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *