Ratusan Mahasiswa Pandeglang Lakukan Aksi Lanjutan Tuntut Penolakan RUU yang Digulirkan DPR

Pandeglang, JAPOS.CO – Ratusan mahasiswa kembali turun ke jalan. Aksi kali ini digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Se-Kabupaten Pendeglang di seputaran Jl. Protokol Alun – alun Kota Pandeglang.

Dalam orasinya mahasiswa menuntut penolakan RUU yang dianggap tidak pro terhadap rakyat dan juga mengusut tuntas kasus penembakan serta tindakan represif pihak keamanan saat melakukan aksi demonstrasi beberapa hari yang lalu.

Saat orasi, Selasa (01/10) para orator aksi bergantian meneriakan penolakan RUU KUHP, Minerba, SDA dan RUU KPK yang terkesan tidak pro rakyat dan menganggap pelemahan terhadap KPK.

“Melihat kondisi negara hari ini, iklim demokrasi mulai dikerdilkan oleh kepentingan penguasa dan elit para Politik baik partai maupun rezim sudah sama-sama bersekongkol untuk membuat kebijakan yang tidak mendengar aspirasi oleh rakyat dan mahasiswa. Berangkat dari ini semua, kami sebagai mahasiswa mahasiswi Se-Kabupaten Pandeglang geram, resah dengan tindakan korporasi dari para penguasa di negri ini,” pungkas orator.

Dikatakan orator aksi bahwa setelah kemarin Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa se-Pandeglang (ABMP) berangkat ke Senayan, gedung DPR, MPR RI bersama dengan kawan- kawan mahasiswa se-Indonesia dan di sepanjang Tol Slipi yang dengan jumlah mahasiswa sebanyak lebih dari 100 orang, pada tanggal 24 September 2019n” tambahnya.

“Maka dari itu kami tergerak lagi di Kabupaten Pandeglang untuk melakukan aksi, tentunya dengan jumlah mahasiswa yang lebih banyak dan tuntutan kami tetap sama, yakni menyuarakan penolakan terhadap RUU KUHP, RUU Pertanahan, RUU Minerba dan RUU SDA yang terkesan tidak pro rakyat dan kami juga berharap pemerintah pusat membatalkan RUU KPK dengan cara Presiden harus mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perpu) karna RUU KPK tersebut terindikasi akan melemahkan KPK dalam memberantas kasus korupsi. Di tengah terpaan itu juga kami mengutuk tindakan refresip oknum polisi di kendari yang menewaskan sahabat kami, yaitu Randi dan M. Yusuf Kardawi dari mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari dan kami juga berharap agar Kepolisian Republik Indonesia mengusut sampai tuntas pelaku penembak mahasiswa tersebut,” tandasnya. (Na2)

858 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share this product!