KP3-I : DPR Harus Ikut Aturan Dalam Pengangkatan Anggota BPK

JAKARTA, JAPOS.CO – Direktur Eksekutif Komisi Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen (KP3-I), TOM Pasaribu, SH mengatakan, bila Komisi XI DPR RI berlarut larut mengambil keputusan dalam pencalonan anggota Badan Pemeriksaan Keuangan ( BPK ), akan berdampak kepada pelantikan Jokowi sebagai Presiden RI untuk kedua kalinya,

Langkah kebijakan yang diambil Komisi XI dengan deal-deal politik yang menunjukan rasa tamak dan haus jabatan, sehingga tidak lagi memikirkan kepentingan rakyat secara meluas.

Salah satu contoh yang baru terjadi pada Pilpres yang lewat, akibat ulah DPR tidak mengusulkan amandemen UUD 1945 pasal 6A, dan memasukkan keputusan MK tentang Pilpres 2014,  justru merevisi UU pemilu. Dampak dari itu mengakibatnya Pilpres jadi ricuh tidak ketulungan, dan yang aneh tidak satupun dari kubu Probowo yang dapat membaca hal tersebut.

Untuk menjaga negara tetap kondusif, meskipun ketegangan terjadi antara kubu 01 dan 02 pada saat itu kami menggugat PKPU No ke MA dengan nomor gugatan 40/Hum/2019, dan hebatnya MA pun tidak berani mengambil keputusan yang kami gugat sampai detik ini.

Kami setidaknya berusaha tetap menjaga perdamaian bangsa ini, dengan segala kemampuan yang minim, dengan istilah “Pencuri Datang Mendahului Pencuri Yang Sebenarnya “ ujar Tom.

” Bila Jokowi tetap melantik anggota BPK yang dipilih DPR, maka rakyat dapat mencabut mandat dari Jokowi serta membubarkan DPR RI, bahkan seluruh Partai yang ada saat ini Seleksi yang dilakukan oleh komisi XI adalah perintah UUD 1945, UU No 15 Tahun 2006 tentang Badan Pemeriksa Keuangan, UU MD3, tata tertib DPR serta tata tertib DPD”.

Perintah dalama pemilihan anggota BPK sesuai UUD 1945 adalah pasal 23F ayat (1) : Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilh oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden.

Sementara UU No 15 Tahun 2006 tentang BPK pasal 14 ayat (4) memerintahkan : DPR memulai proses pemilihan anggota BPK terhitung sejak tanggal diterimanya surat pemberitahuan dari BPK sebagaimana dimaksud dalam pasal 5 ayat (2) dan harus menyelesaikan pemilihan anggota BPK yang baru, paling lama 1 (satu) bulan sebelum berakhirnya masa jabatan anggota BPK yang lama.

Masa bakti anggota BPK periode 2014-2019 berakhir pada Tanggal 16 Oktober 2019, sementara komisi XI menyelesaikan seleksi dengan memilih 5 (lima) anggota BPK periode 2019-2024 tanggal 25 September 2019, dan menyetujui anggota BPK terpilih pada tanggal 26 September 2019 melalui Paripurna DPR.

Dalam proses seleksi calon anggota BPK yang dilakukan komisi XI banyak pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan, seperti ;

  1. Membuat persyaratan yang bertentangan dengan UU No 5 tentang BPK Pasal 13
  2. Melakukan seleksi 62 yang lulus administrasi dengan judul passing grade menjadi 32 sebelum mendapat pertimbangan dari DPD sesuai amanah UUD 1945 pasal 23F
  3. Mencabut hak konstitusi 30 orang calon anggota BPK dengan alasan yang mengada-ada
  4. Hasil voting rapat Pimpinan DPR dan Pimpinan Fraksi 50:50 tapi tetap melanjutkan seleksi melanggar Tatib DPR pasal 285
  5. Mengambil keputusan tanpa disertai Ketua komisi XI karena dicekal KPK
  6. Melaksanakan seleksi terhadap 30 orang calon anggota BPK disaat tenggat waktu yang sudah habis sesuai amanah UU No 15 Tahun 2006 ttg BPK pasal 4 ayat (4)
  7. Tidak mengindahkan pertimbangan DPD atas 15 nama yang direkomendasikan tetapi melakukan fit and propertest ugal-ugalan terhadap 30 calon anggota
  8. Melakukan pembodohan terhadap 30 calon anggota DPD yang telah dianulir gagal karena nilai passing grade yang rendah
  9. Melakukan pembodohan terhadap seluruh masyarakat Indonesia bahwa dalam seleksi tidak terjadi pelanggaran UUD 1945, UU No 15 Tahun 2006 ttg BPK,UU MD3, serta Tatib.

Walaupun Presiden tidak melantik anggota BPK periode 2019-2024, rakyat harus tetap membubarkan DPR untuk mencabut mandat dari seluruh anggota DPR yang menyetujui anggota BPK melalui Paripurna DPR tanggal 26 September 2019, tambah Tom. (Red)

198 total views, 2 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share this product!