Tolak RUU Pertanahan, Mahasiswa Dan Ormas Unjuk Rasa Di DPRD Kalteng

Palangka Raya, JAPOS.CO -Sejumlah organisasi  Mahasiswa dan  masyarakat serta aktivis di Provinsi Kalimantan Tengah yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Rakyat (Alpera)melakukan unjuk rasa di Kantor DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng). Selasa (24/09).

Dalam orasinya  mereka menolak Rancangan Undang – Undang (RUU) Pertanahan yang akan di sah oleh DPR RI, karena tidak sesuai dengan ideologi pancasila dan reformasi agraria dan UU PA nomor 5 Tahun 1960.

Organisasi mahasiswa dan masyarakat yang melakukan orasi terdiri dari , PMKRI, HMI, PMII, GMNI, KHMDI, BEM, UPR, BEM UPR, KBM IAIN Palangka Raya, KBM IAHN-TP dan BEM Unkrip. Serta dari sejumlah ormas seperti Pembaru, seruni, LBH palangka Raya, Progres dan Walhi Kalteng.

Di halaman kantor DPRD Kalteng mereka diterima  anggota dewan dari PDI Perjuangan Freddy Ering dari Partai PDI Perjuangan, serta menyampaikan 10 tuntutan aspirasi para kepada DPR RI. “Saya menerima tuntutan para pendemo dan akan menyerahkan 10 poin tuntutan ke DPR RI setangan.” katamya kepada para Demonstran.

Sebagai legislator mereka menyambut baik aksi damai yang dilakukan para pedemo tersebut. DPRD Kalteng sendiri akan berjanji memberi perhatian khusus pada poin – poin dan subtansi pasal yang disampaikan saat aksi.”Kita sendiri sudah berjanji akan meneruskannya dalam waktu dekat dan akan datang sendiri menyerahkan setangan kepada DPR RI, setelah kita koordinasi dengan pimpinan.” tegasnya.(Mandau)

 

 

 229 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *