Azizon Pemilik Sabu Yang Dikemas Bekas Bungkus Kopi Akan Sidang di PN Jaktim

Jakarta, JAPOS.CO  – Pengadilan Negeri Jakarta Timur akan menggelar sidang kasus narkotika dengan terdakwa Azizon bin Adjis Amin dan terdakwa Bayu Wijaya, Kamis (26/9).

Seperti yang terlampir dalam sipp.pn-jaktim.go.id bahwa terdakwa Azizon dijadwalkan sidang pada tanggal 19 September 2019 namun ditunda dengan alasan terdakwa tidak dibawa.

Dalam dakwaannya Jaksa Penuntut Umum (JPU), Ibnu Suud menyatakan bahwa terdakwa Azizon Bin Adjis Amin bersepakat dengan terdakwa Bayu Wijaya Bin Supriyatna pada hari Senin tanggal  17 Juni 2019 sekitar pukul 11.41 Wib, atau setidak-tidaknya pada suatu waktu didalam bulan Juni tahun 2019 bertempat di Jalan Gebres, Rt.012/Rw.007, Kel Susukan, Kec Ciracas Jakarta Timur atau setidak-tidaknya disuatu tempat lain yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang berwenang mengadili perkara ini.

Bahwa setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum melakukan percobaan atau permukakatan jahat untuk melakukan tindak pidana dan prekursor narkotika, menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan Narkotika Golongan I, dalam bentuk tanaman beratnya melebihi 1 kg atau melebihi 5 batang pohon atau dalam bentuk bukan tanaman beratnya 5 gram.

Perbuatan terdakwa tersebut di atas sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 114 ayat (2) Jo.pasal 132 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor: 35 tahun 2009 tentang Narkotika

Kemudian dalam subsider bahwa terdakwa Azizon Bin Adjis Amin dan terdakwa Bayu Wijaya Bin Supriyatna pada waktu dan temapt sebagaimana diterangkan didalam dakwaan Kesatu Primair diatas, Percobaan atau permukakatan jahat untuk melakukan tindak pidana dan prekursor narkotika, tanpa hak atau melawan hukum: memiliki, menyimpan atau menguasai atau menyediakan narkotika Golongan I bukan tanaman yang beratnya lebih dari 5 gram.

Perbuatan terdakwa tersebut di atas sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 112 ayat (2) Jo.pasal 132 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor: 35 tahun 2009 tentang Narkotika serta dalam dakwaan kedua perbuatan terdakwa tersebut di atas sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 111 ayat (1) Jo.pasal 132 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor: 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Adapun yang menjadi barang bukti antara lain dari belakang jam dinding: 1 plastik klip isi sabu brutto 0,16 gram (kode A). Dari atas lantai: 1 buah kotak hitam yang berisi : • 1 plastik klip berisi 2 plastik kecil isi sabu berat brutto 0,78 gram (Kode B1); • 1 plastik klip berisi 1 plastik kecil isi sabu berat brutto 0,60 gram (Kode B2); • 1 plastik klip berisi 4 plastik kecil isi sabu berat brutto 1,12 gram (Kode B3); • 1 plastik klip berisi 1 plastik kecil isi sabu berat brutto 1,08 gram (Kode B4); • 1 plastik klip berisi sabu berat brutto 0,14 gram (Kode B5).

Serta 1 buah kotak kardus putih yang berisi : 1 buah timbangan elektrik merk constant, 1 buah buku rekapan, 1 plastik klip isi plastic lastik kosong, 4 buah korek api, 1 buah sedotan yang ujungnya runcing, 3 buah selang kecil, 2 buah karet pipet. 1 buah HP merk HP Samsung warna pink dan putih berikut simcard 085921362348; 1 buah HP merk HP Samsung warna putih. 1 bungkus rokok Lucky Strike berisi bekas bungkus kopi kapal api berisikan 1 plastik klip isi sabu berat brutto 10,88 gram (Kode C); 1 buah tempat bekas bedak berisi : • 1 plastik klip isi ganja kering berat brutto 1,08 gram (Kode D1); • 1 linting ganja berat brutto 0,42 gram (Kode D2). • 10 plastik kosong; • 1 buah cangklong; • 3 buah selang pendek. Uang tunai sebesar Rp. 1.008.000,- 1 buah kardus kecil warna coklat berisi plastic plastik kosong. Uang tunai Rp. 500.000,- 1 buah HP merk Oppo.(D2)

 361 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *