Kunjungan Presiden Jokowi Ke Riau

Pekanbaru, JAPOS.CO – Terbakarnya Lahan gambut dan hutan di Provinsi Riau dalam jumlah sangat besar telah mengakibatkan polusi asap yang telah menyebar ke seluruh wilayah di Riau. Hal ini sangat mengganggu aktifitas masyarakat di Riau bahkan menyebabkan warga sesak nafas dan terkena ISPA.

Pemerintah setempat menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk mengurangi aktifitas di luar rumah ataupun memakai masker (penutup hidung) jika berada di luar ruangan demi meminimalisasi terhirupnya polusi asap. Kabut asap mengakibatkan jarak pandang di Pekanbaru semakin berkurang sehingga kendaraan roda dua dan empat harus menyalakan lampu besar demi keselamatan pengendara.

Terkait dengan kedatangan Joko Widodo ke Provinsi Riau, sejumlah kegiatan diagendakan bagi Jokowi, diantaranya Presiden meninjau salah satu pesawat yang diberangkatkan milik TNI AU yaitu Pesawat HERCULES  C130 – A1328 dari Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta menuju Pangkalan TNI AU AU Roesmin Nurjadin, Kota Pekanbaru.  Selanjutnya Presiden akan bertemu dengan Gubernur Provinsi Riau dan akan melakukan Rapat terbatas dan mendengarkan Presentasi dari Gubernur Riau terkait bagaimana mengkondisi kabut asap di Riau akibat kebakaran lahan dan hutan. Dan selanjutnya Presiden meninjau ke sejumlah lokasi kebakaran dengan menggunakan Helikopter guna meninjau titik Panas dan bagaimana penanganannya.

Personil TNI AU bekerjasama dengan BPPT telah melakukan Operasi Tehnologi Modifikasi cuaca  dilakukan untuk membuat hujan buatan dengan menaburkan garam (NaCl) yang dicampurkan dengan Karbosil melalui udara dengan harapan bahwa hujan bisa segera turun.

Presiden langsung menggelar rapat terbatas mengenai karhutla di Hotel Novotel. Presiden Jokowi menekankan pentingnya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Jokowi menyinggung para aparat di daerah yang belum optimal menangani jika terjadi karhutla.. Dalam rapat terbatas yang di gelar di Pekanbaru pada Senin, (16/09). Presiden Jokowi menyatakan status kebakaran hutan di Provinsi Riau dalam status siaga darurat.

Presiden Jokowi kembali mengingatkan bahwa pada rapat tanggal 15 Juli 2019 yang digelar di Istana bahwa pencegahan dalam penanggulangan kebakaran lahan dan hutan itu adalah mutlak/harus dilakukan.

Joko Widodo mengatakan jika untuk lahan gambut, walau berapa juta liter air pun akan sulit untuk memadamkan api. Segala upaya sudah dilakukan yaitu dengan melakukan hujan buatan dan akan dilakukan dalam jumlah yang lebih besar lagi. Namun harus ada dukungan dari Pemerintah Daerah sebab ini adalah pekerjaan besar dan harus dilakukan pencegahan. Jangan sampai ada satu pun titik api yang muncul dan dibiarkan sehingga tidak sampai merembet ke lokasi yang lain.

“Luas lahan yang terbakar sudah mencapai puluhan ribu hektar. Jangan sampai situasi ini mengganggu aktivitas penerbangan yang pastinya akan berimbas pada pertumbuhan dan aktifitas ekonomi yang ada di Provinsi Riau. Dan diminta agar Aparat Hukum dapat bertindak lebih tegas. Baik kepada perusahaan maupun perorangan” tegas Jokowi.

Presiden Joko Widodo meninjau langsung ke wilayah yang terbakar yang ada di Desa Merbau Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan Riau pada Selasa (17/09) dan akhirnya  kembali lagi ke Pekanbaru.

Setelah itu dengan didampingi oleh sejumlah Menteri, Kapolri dan Panglima TNI Presiden berencana kembali menuju lapangan pendaratan Helikopter. Namun para awak Media yang sudah menunggu meminta Jokowi untuk memberikan keterangan menyangkut usaha-usaha apa saja yang sudah dilakukan.

“Segala daya upaya kita sudah lakukan baik melalui udara dan di darat, tambahan pasukan sudah saya perintahkan dan mereka sudah mengirimkan  sebanyak 5,600 personil. Selanjutnya doa juga sudah kita lakukan tadi malam dan pagi ini” jelas Jokowi.

“Tapi memang paling benar adalah lakukan pencegahan sebelum kejadian, sehingga titik api bisa segera dipadamkan, sebab kita berhadapan lahan gambut yang luas. Saya mengajak Masyarakat untuk tidak membakar lahan gambut dan hutan. Upaya hukum juga sudah dilakukan baik secara perorangan maupun Cooprorate,” ucapnya menutup pembicaraan.(AH)

 

 

 

 236 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *