Genjot Pemanfaatan Penggunaan Irigasi, Demi Swasembada Pertanian

Kayong Utara, JAPOS.CO – Penghargaan terbaik sebagai juara satu diterima pemerintah kabupaten Kayong Utara pada bidang program kegiatan yang diselenggarakan oleh komisi irigasi dari kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi bersama dengan konsultan independen.

Penghargaan yang mereka terima, pasalnya KKU merupakan peringkat satu terbaik se Kalimantan Barat dari 4 kabupaten yakni kabupaten Sambas, Kuburaya, Ketapang dan KKU  yang menerima dana hibah tahun 2020 bidang sumber daya air berdasarkan penilaian dari bangda pusat dan konsultan independen.  Demikian disampaikan plt.Kepala Dinas PUTR melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air dinas PUTR KKU, Emy Yuliana, Senin (15/9) lalu.

“Alhamdulillah, KKU mendapatkan hasil terbaik dari 3 kabupaten yang bakal menerima hibah dari kementrian Pembangunan Daerah Tertingggal ( PDT ) tahun depan khususnya bidang SDA, ”kata Emy Yuliana diruang kerjanya.

Dipaparkan oleh Emy, penilaian ini didasarkan beberapa indikator penilaian yakni, legalitas pembentukan komisi irigasi tingkat kabupaten,sekretariat, struktur organisasi, keanggotan yang melibatkan OPD terkait dan Petani Pemakai Air serta pelibatan pengguna jasa lainya dan keterwakilan gender.

Penilaian terbaik yang diberikan komisi irigasi ini diharapkan dapat mendorong swasembada pangan dari hasil pertanian dengan mengotimalkan pemakaian air melalui bendungan irigasi yang dibangun oleh pemerintah daerah.

”Kita telah membangun beberapa bendungan irigasi yang tersebar di bebarapa Daerah Irigasi (DI) atau Daerah Irigasi Rawa (DIR), diharapkan keberadaan bendungan yang telah kita bangun tersebut dapat digunakan sebaik mungkin oleh masyarakat agar KKU bisa menjadi lumbung pangan padi khususnya, semoga tahun depan kita mendapatkan anggaran guna membangun sarana dan prasarana pertanian, ”harapnya.

Keberhasilan itu diharapkan oleh anggota DPRD KKU sebagai pemicu untuk lebih meningkatkan kesejahteraan petani, sebab katanya, dinas terkait khususnya dinas pertanian belum mampu maksimal membuat dan melaksanakan program-program yang menyentuh langsung kepada masyarakat petani.

“Kita mengharapkan juga agar dinas pertanian lebih berani dan lebih fokus mengurus masalah pertanian, berani dan bertanggung jawab dengan tertib administrasi serta tepat sasaran menggenjot hasil pertanian di KKU ini, ” harap Sukardi, anggota DPRD dari partai Demokrat daerah pemilihan 2.

Ia menambahkan bahwa, sektor pertanian bisa menjadi andalan guna meningkatkan kesejahteraan masyakat, apalagi pekerjaan masyarakat KKU ini hampir 80 persen bekerja sebagai petani dan nelayan.

“Kalo mau membangun kayong ini kita harus fokus, serius dan terarah. Kita harapkan bupati harus menggenjot sektor pertanian dengan terus meningkatkan sarana dan prasarana bagi masyarakat petani. Ketersedian kebutuhan dasar petani, seperti bibit,racun serta alat pertanian harus menjadi target agar tercapai cita-cita swasembada tersebut,” lanjutnya.

“Bagaimana mau swasembada jika kebutuhan dasar petani masih minim, DPRD mendorong agar bupati mampu menghadirkan kebutuhan dasar petani serta mampu mewujudkan janji janji politiknya, ” pinta Sukardi. (Jahidin).

 

 

 

 

 

 606 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *