Upah Karyawan Tidak dibayarkan Perusda Gowa, GAM Lakukan Demo  

Gowa, JAPOS.CO – Puluhan Mahasiswa dari Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) dan karyawan Perusahaan Daerah (Perusda) Gowa mandiri (Holding Company) melakukan unjuk rasa di kantor Perusda Gowa mandiri (Holding company) Jln Habibu daeng kulle, Sungguminasa, Kab Gowa.

“Puluhan karyawan Perusda kini mengadu nasib, upah sama sekali tidak pernah dibayarkan,” katanya dalam orasinya, Kamis (12/9).

Unjuk rasa ini terkait dugaan 19 orang karyawan Perusda Gowa mandiri yang tidak dibayarkan upahnya dengan waktu berpariatif 11 bulan,  44 Bulan dan 66 bulan yang di perkirakan  sebesar Rp. 478 juta rupiah.

Denny abiyo Goseld dari GAM dalam orasinya mengatakan bahwa Perusda Gowa mandiri (Holding company) ini adalah Badan usaha milik daerah (BUMD) di bawah naungan Pemda Kab Gowa sebagai pemegam saham yang tidak sewajarnya menelantarkan karyawannya dengan cara tidak memberikan haknya (Gaji) selama ini.

“Mereka ini punya keluarga anak dan istri yang harus mereka hidupi namun Haknya sebagai karyawan tidak terpenuhi ini adalah sebuah pelanggaran terhadap UU No. 13 Tahun 2003 tentang ketenaga kerjaan dan Peraturan pemerintah No. 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, “teriak Goseld.

Sementara Nurul Imam Rahman menambahkan dalam orasinya bahwa ada dugaan indikasi korupsi pada unsur pimpinan Perusda Gowa mandiri (Holding company) gaji karyawan tidak terbayarkan.

“GAM menutut Perusda Gowa mandiri (Holding Company) untuk segera membayarkan gaji karyawannya selama ini dan meminta Bupati Kab. Gowa juga ikut bertanggung jawab, “terangnya.

Mappasomba, PLT Direktur utama (Dirut) Perusda Gowa mandiri (Holding company) saat menerima massa aksi yang berjalan alot mengatakan diduga  bahwa keuangan perusahaan ini sudah tidak stabil saat dirinya menjabat Plt Dirut perusda Gowa mandiri dan itu terjadi saat pejabat yang lama H Haruna Rahim.

“Selama saya (Mappasomba) Menjabat Dirut Perusda Gowa mandiri (Holding company) Pemda Kab. Gowa tidak pernah memberi bantuan keuangan dari pemda Kab. Gowa,”ujar Mappasomba,

Selain itu Mappasomba menyampaikan akan menghadap ke Bupati Kab Gowa untuk mengkosultasikan gaji karyawan yang diduga belum terbayarkan mengingat Pemda Kab Gowa adalah pemegam saham.

Dalam waktu dekat Gerakan aktivis mahasiswa (GAM) akan melakukan aksi di kantor Bupati Kab Gowa dan di Gedung DPRD, Kab Gowa.(MD)

 

 443 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *