Sumbangan Pembinaan Pendidikan SMAN 1 Pangururan Dimusyawarakan

Samosir, JAPOS.CO – Berdasarkan rapat guru dan komite sekolah SMAN 1 Pangururan yang sudah dibahas atas kekurangan biaya yang terkandung dalam peningkatan mutu pendidikan yang diperhitungkan sejumlah lebih kurang Rp.800.000.000(delapan ratus juta rupiah).

Atas kekurangan tersebut komite beserta pihak sekolah mengundang para orang tua khusus kelas X untuk memusyawarahkan sumbangan pembinaan pendidikan di aula SMAN 1 Pangururan, Selasa(10/9)

Kekurangan biaya  yang diperinci oleh Ketua komite,Jautir Simbolon melalui Kepsek SMAN 1 Pangururan,Bilpon Simbolon diantaranya personil guru dan tata usaha 18 orang, memenuhi jumlah alat dan komputer dan biaya operasional lainnya yang tidak tertampung pada anggaran sekolah baik DPA Dinas pendidikan Provinsi Sumatera Utara.

Penjelasan tentang kekurangan tersebut, ketua komite mengatakan, bahwa komite dapat mengumpulkan dana untuk sekolah yang tidak mengikat baik kepada perorangan, perusahaan ataupun lainnya seperti yang diatur dalam peraturan pemerintah.

Obin Naibaho,selaku anggota komite dihadapan rapat yang dihadiri dua ratusan orang tua/wali dari jumlah siswa kelas X 358 orang memperjelas, bahwa dana yang diperlukan adalah sangat sangat penting dan secepatnya dilakukan mengingat waktu yang sudah mendesak.

Lanjut Obin, memang ada dana kesetiap sekolah berupa Dana BOS(Bantuan Operasinal Sekolah),  namun penggunaanya sesuai Juklis dan tidak dapat dipergunakan atas kekurangan yang sudah dipaparkan.

Dalam kesempatan tersebut,Kepala sekolah menghimbau agar para orangtua/wali  memperhatikan,mengawasi dan mendampingi anak dirumah atau diluar jam sekolah dalam hal Krakter,iman dan sopan santun.

Rencana berikutnya, pembentukan paguyupan orang tua yang pertemuannya 2 kali satu semester,mengundang orang tua murid yang sudah berhasil menyekolahkan anaknya sebagai pembicara/nara sumber sebagai wadah meningkatkan animo orang tua dan siswa, dan setiap tahun akan diselenggarakan pameran siswa dan pentas siswa atas raihan melalui ekstrakulikuler, tutur Bilpon.

Hasil musyawarah orang tua siswa dan komite menyepakati paling rendahnya Rp.50.000/perbulan dan dibayarkan secara angsuran sebanyak 3 kali.(JBR)

 

 677 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *