Tri Hartono:  Pembangunan Prasarana Desa S3 Aek  Nabara TA 2019  sudah mengikuti mekanisme  dan mendapatkan izin

Labuhanbatu, JAPOS.CO

Menanggapi berbagi isu pemberitaan yang di muat di media online mengenai pembangunan infrastuktur di Desa S3 Aek Nabara yang disebut – sebut melanggar aturan, Kepala desa S3 Aek  Nabara Tri Hartono menyampaikan tanggapan kepada wartawan Rabu (4/9/2019) bahwa  pembangunan Prasarana Desa di Desa S3 Aek Nabara Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara Tahun Anggaran (TA) 2019 sudah mengikuti mekanisme dan mendapatkan izin baik dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (PMD) ataupun perusahaan PT.Supra Matra Abadi (PT.SMA).

Tri Hartono juga menjelaskan bahwa setiap rencana pembangunan prasarana di desa, selalu terlebih dahulu membuat APBDes, yang kemudiannya kami ajukan ke PMD.Jadi andaikan Desa kami tidak bisa melakukan kegiatan pembangunan infrastuktur di Desa, pastinya PMD akan mencoret atau memulangkan APBDes yang kami ajukan untuk di perbaiki atau di ganti, jelas  Kepala.Desa S 3 Aek Nabara.

Ketua LSM Penjara( Pemantau Kinerja Aparatur Negara) Kecamatan Bilah Hulu Vanhoten Sitorus menyampaikan “Seharusnya PMD Kabupaten Labuhanbatu harus tegas dalam membuat keputusan yang dapat menjadi acuan setiap desa dalam hal pelaksanaan kegiatan pembangunan desa, tentunya setiap desa pasti mengajukan dulu APBDes mereka lalu di periksa oleh PMD kabupaten Labuhanbatu” Jelas Vanhiten.

Vanhoten juga menjelaskan kalau PMD kabupaten mengevaluasi APBDes yang diajukan, dan kalau ada kegiatan desa yang menurut PMD bertentangan dengan aturan dan undang – undang desa, tentunya harus di sampaikan ke Desa,  agar Desa mengetahui apa – apa saja kegiatan Desa yang dapat di laksanakan, dan yang tidak dapat di laksanakan.

Jadi disini PMD benar membantu Desa, bukan sebaliknya setelah APBDes sudah disetujui oleh PMD dan mendapat izin untuk kegiatan infrastuktur,dan akan dilaksanakan kegiatan pembangunannya baru stekment Kepala Dinas PMD mengatakan kegiatan pembangunan di Desa dalam Hak Guna Usaha (HGU) Perusahaan harus memiliki Hibah.

Kasihan masyarakat Desa yang sudah berharap jalan mereka tambah baik, pipanisasi air bersih akan sampai ke rumah – rumah mereka,dan ada kegiatan positif anak – anak muda setelah adanya lapangan olahraga di Desa, jelas Ketua PAC LSM Penjara Bilah Hulu.

Kami berharap kepada Dinas  PMD Kabupaten Labuhanbatu, agar dapat meluruskan permasalahan ini, sehingga Desa – Desa yang ada di perkebunan kiranya dapat di beri solusi agar juga dapat membangun infrastruk di desa mereka” harap Vanhoten Sitorus.(At)

 504 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *